SUARA SOREANG - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi, tengah disorot publik terkait niatnya menjadikan aktris Wulan Guritno sebagai duta anti-judi online.
Hal ini memicu kontroversi mengingat Wulan Guritno belakangan kena dugaan ikut mempromosikan judi online, yang membuatnya menjadi buah bibir.
Namun, niat Menteri Budi Arie Setiadi tidak berhenti hanya pada Wulan Guritno.
Dia juga berniat menjadikan semua artis yang terlibat dalam video promosi judi tersebut sebagai juru kampanye anti judi online.
"Artis-artis ini, sekaligus menjawab pertanyaan tadi, selebgram apa itu, itu sudah dipanggilin. Nanti dioper ke Kominfo untuk dijadikan jurkam anti judi online," kata Menteri Budi Arie Setiadi dikutip dari Suara.com, Selasa (5/9/2023).
Menteri Budi Arie Setiadi menjelaskan bahwa gagasannya ini terkait dengan fakta bahwa Indonesia adalah satu-satunya negara di ASEAN yang tidak melegalkan judi online.
Rencananya, nama-nama artis ini akan diserahkan kepada kepolisian dan diproses sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.
Namun, ia tetap memberikan kesempatan bagi Wulan Guritno dan yang lainnya untuk dibina menjadi duta anti judi online.
Menteri Budi Arie Setiadi menegaskan bahwa perkara ini menjadi urusan polisi, dan dia berharap penyelesaian dari pihak berwajib.
Baca Juga: Jennifer Coppen Geram Nama Anak Jadi Perbincangan, Sebenarnya Apa Artinya?
Langkah ini pun menuai kritik dari sejumlah warganet.
"Solusi dari org berbuat buruk: Jadiin duta. Biar apasih, biar bisa dicontoh orang lainkah?" tulis satu warganet.
"Kenapa dari dulu selalu gini si, yg terkenal buat kesalahan malah dia yg dijadiin duta," komentar warganet lain.
Kasus promosi judi online oleh figur publik telah menjadi sorotan usai polisi melakukan penangkapan selebgram di berbagai tempat.
Untuk figur publik yang diduga lakukan promosi judi online, laporan dilakukan oleh Asosiasi Lawyer Muslim Indonesia (ALMI) ke Bareskrim Mabes Polri.
Sejumlah figur publik dari dunia hiburan, termasuk penyanyi, bintang film, pedangdut, dan komedian, telah dilaporkan terkait video dugaan promosi judi online yang tersebar sejak tahun 2020 hingga 2023.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Motor Roda 3 dari Program Atensi Kemensos Bantu Wak Keple Bangkitkan Usaha
-
Elegan dan Classy, Intip 6 Gaya Maternity Shoot Chelsea Islan di Kehamilan Pertama
-
Link Live Streaming Persija Jakarta vs Arema FC Malam Ini: Debut Mauro Zijlstra?
-
Korban Keracunan Jadi Tumbal Statistik: Benarkah MBG Berhasil Terlaksana?
-
Kasus Chromebook, Pakar: Kejaksaan Bongkar Siasat 'Regulatory Capture' untuk Dalih Nadiem Makarim
-
Basarnas Fokuskan Pencarian di Muara Pantai Sine, Wisatawan Malang Terseret Ombak Belum Ditemukan
-
Hadiri Mujahadah Kubro Satu Abad NU di Malang, Prabowo Tegaskan NU Pilar Persatuan Indonesia
-
Susah Payah Kalahkan Timnas Futsal Indonesia, Pelatih Iran: Ini Pertolongan Tuhan
-
Iwa K Dituding Bapak Kandung Ressa Anak Denada dari Bentuk Telinga: Kenapa Gak Tumit Gue Sekalian?
-
5 Moisturizer Alternatif Cerave untuk Atasi Skin Barrier Rusak, Kulit OTW Mulus Kembali