- Operasi pencarian wisatawan hilang terseret ombak di Pantai Sine, Tulungagung, memasuki hari kedua Minggu.
- Korban bernama Muhamad Attaya Ulum terseret ombak saat berenang bersama lima temannya pada Sabtu (7/2).
- Basarnas mengerahkan tiga unit tim penyelam dan penyisir darat; pencarian hari kedua dihentikan sore hari.
Suara.com - Operasi pencarian terhadap seorang wisatawan asal Kota Malang yang hilang terseret ombak di Pantai Sine, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, memasuki hari kedua. Badan SAR Nasional (Basarnas) Pos SAR Trenggalek mengerahkan tim penyelam untuk menyisir area muara yang menjadi titik terakhir korban terlihat.
Koordinator Pos SAR Basarnas Trenggalek, Bayu Prasetyo, mengatakan hingga Minggu sore korban belum berhasil ditemukan meski berbagai metode pencarian telah dilakukan melalui jalur laut maupun darat.
"Memasuki hari kedua pencarian, korban masih belum ditemukan meski berbagai upaya telah kami lakukan," kata Koordinator Pos SAR Basarnas Trenggalek Bayu Prasetyo dikonfirmasi awak media di Tulungagung, Minggu.
Korban diketahui bernama Muhamad Attaya Ulum (20), warga Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Ia dilaporkan terseret ombak saat berenang bersama lima wisatawan lain di Pantai Sine, Kecamatan Kalidawir, pada Sabtu (7/2). Dari enam orang yang terseret, lima berhasil diselamatkan warga, sementara satu orang lainnya hilang terbawa arus ke tengah laut.
Salah satu korban selamat sempat dilarikan ke RSUD dr Iskak Tulungagung dalam kondisi kritis akibat kemasukan air laut. Sementara Muhamad Attaya Ulum tidak berhasil ditolong dan dinyatakan hilang.
Bayu menjelaskan, dalam operasi hari kedua, tim SAR mengerahkan tiga Search and Rescue Unit (SRU) dengan tugas berbeda. SRU pertama merupakan tim penyelam yang difokuskan untuk menyisir dasar muara Pantai Sine, lokasi yang diduga menjadi tempat korban tersangkut.
SRU kedua bertugas melakukan pemantauan dan penyisiran darat di sepanjang garis pantai untuk mengantisipasi kemungkinan korban terbawa arus dan muncul ke permukaan. Sementara SRU ketiga menggunakan perahu dan jaring, bekerja sama dengan nelayan setempat untuk menyisir perairan di sekitar muara dengan radius terbatas.
“Karena air laut surut dan cuaca cukup mendukung, kami memaksimalkan pencarian oleh tim penyelam dengan pengawasan dari tim darat serta dukungan perahu,” ujarnya.
Pencarian hari kedua dilakukan sejak pukul 07.00 hingga 16.00 WIB. Setelah dievaluasi, operasi sementara dihentikan pada sore hari dan direncanakan dilanjutkan pada hari ketiga dengan pola pencarian yang sama, namun dengan perluasan radius area pencarian.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Tempat Bukber di Malang yang Hidden Gem!
Berita Terkait
-
5 Rekomendasi Tempat Bukber di Malang yang Hidden Gem!
-
Prabowo di Mujahadah Kubro NU: Pemimpin Tak Boleh Dengki dan Cari-cari Kesalahan Orang Lain
-
Sahid Mahata Genteng Banyuwangi, Hotel Berbintang Pertama di Genteng Sudah Buka!
-
Viral Dituduh Pelecehan Seksual, Manajemen Gus Idris: Hanya Miskomunikasi Internal
-
Gus Idris Malang Viral, Dugaan Pelecehan Berkedok Syuting Konten YouTube
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali