SUARA SOREANG - Proses seleksi komisioner Bawaslu kabupaten/kota diakui menyisakan sejumlah masalah.
Hal tersebut diungkap anggota Bawaslu, Herwyn JH Malonda yang secara terbuka menuebut proses seleksi kemari harus dievaluasi.
Dia terang-terangan telah menyuarakan kebutuhan untuk mengevaluasi proses rekrutmen anggota Bawaslu di tingkat Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia secara serentak.
Dia berharap ada perbaikan di masa depan, mulai dari penjadwalan, pembentukan tim seleksi (timsel), hingga proses seleksi dan pelantikan yang lebih tertib administrasi.
"Kalau diperhatikan dalam proses evaluasi saat ini berangkat dari beberapa hal. Saya minta catatannya, baik dari tahapan, timsel, sampai terlantik. Kita harapkan nantinya diperbaiki dan bisa tertib administrasi," katanya saat mengikuti Rapat Evaluasi Pelaksanaan Tes dan Pengumpulan Data Dalam Rangka Tertib Administrasi Pada Seleksi Kabupaten/Kota Masa Jabatan 2023-2028 secara daring (dalam jaringan) di Jakarta, Jumat (15/9/2023) dikutip pada Minggu, 17 September 2023.
Dia mengakui bahwa penjadwalan tahapan rekrutmen yang tumpang tindih dengan rekrutmen anggota Bawaslu Provinsi menjadi salah satu masalah utama.
"Masalah kedua adalah penentuan timsel, termasuk kelengkapan administrasi. Kami juga ingin mendapatkan masukan mengenai kriteria timsel di masa depan, misalnya terkait pengalaman dalam pemilihan umum," jelasnya.
Selain itu, dia juga menggarisbawahi masalah masa kerja timsel dari sudut pandang anggaran. "Kementerian Keuangan hanya menganggarkan dua bulan kerja timsel, padahal seharusnya masa kerja efektif adalah tiga bulan," kata mantan Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara ini.
Dalam tahapan rekrutmen, Herwyn merasa penting untuk meninjau setiap tahapan seleksi. Dia memberi contoh apakah diperlukan lagi ujian esai selain ujian dengan metode 'computer assisted system' (CAT).
Baca Juga: Bawaslu Kabupaten Bandung 'Ompong'? Kok Bisa Alat Peraga Bacaleg Melanggar Berserakan Tanpa Aturan
"Kami ingin mempertimbangkan apakah penilaian esai masih relevan dan apakah timsel dapat menganalisisnya serta memberikan masukan kepada kami, termasuk dalam ujian kesehatan dan tahapan lainnya," katanya kepada peserta yang terdiri dari Kepala Bagian Administrasi Bawaslu Provinsi dan beberapa narasumber dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN) dan kepolisian.
Hal lain yang dianggapnya sangat penting adalah memastikan bahwa semua calon memenuhi persyaratan administrasi. "Misalnya, jika seorang calon tidak terdaftar sebagai anggota partai politik, tetapi mungkin pernah menjadi saksi atau tim sukses partai politik. Kami mencari solusi untuk mengatasi ini, sehingga timsel dapat mengumpulkan informasi yang relevan. Kami berharap bahwa Bawaslu Provinsi dapat melaporkan administrasi para calon hingga pelantikan," ungkapnya. (*)
Berita Terkait
-
Bawaslu Kabupaten Bandung 'Ompong'? Kok Bisa Alat Peraga Bacaleg Melanggar Berserakan Tanpa Aturan
-
Terkuak Alasan Pergantian Nama Calon Anggota Bawaslu Magetan hingga Tuai Polemik
-
Skandal Politik Waktu Ramadhan: PDIP Diduga Bagi-bagi Uang di Tengah Tarawih, Bawaslu Langsung Ambil Tindakan!
-
Selamat! 93 Orang Terpilih Panwascam Bawaslu Kab Bandung, Berikut Pengumumannya
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Maut Menjemput di Arus Balik Sukabumi: Gagal Menyalip, Nyawa Perempuan Melayang di Kolong Truk
-
Detik-detik Dramatis Evakuasi Toha Rosid, Buruh Ciamis yang Tersengat Listrik di Tumpukan Baja
-
Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran
-
Sound Horeg: Antara Kebisingan dan Hiburan
-
Tak Sekadar Tradisi, Wastra Indonesia Punya Potensi Jadi Produk Mewah di Fashion Global
-
Sinopsis 100 Days of Lies, Adu Akting Kim You Jung dan Jinyoung GOT7 di Drakor Spionase
-
Sempat Jadi Omongan, Gubernur Rudy Mas'ud Kenalkan sang Istri sebagai Noni Belanda
-
Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
-
Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan
-
Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas