SUARASOREANG - Perubahan nama calon anggota Bawaslu Magetan tuai polemik di ranah publik.
Muncul pemberitaan bahwa nama tersebut digantikan diluar kesepakatan bersama.
Lalu, bagaimana alasan dibalik penggantian nama tersebut?
Dilansir dari berbagai sumber dan suara bandung, calon anggota Bawaslu terpilih sudah dinyatakan lolos seleksi tes wawancara dan kesehatan.
Namun, diketahui sebelumnya terdapat dua versi berbeda dari pengumuman 10 besar seleksi calon anggota Bawaslu Magetan tersebut, nama yang tadinya Abdul Aziz Nurul Huda digantikan Rahmad Efendi.
"Dikonfirmasi pada Rabu (2/8/2023) yang mengatakan nama Abdul Aziz Nurul Huda diganti karena hasil psikotesnya tidak mendapat rekomendasi, menurut Erry Purwaka Widiyanta selaku Ketua Tim Seleksi Anggota Bawaslu yang meliputi yang meliputi Tulungagung, Trenggalek, Magetan, Ngawi, Ponorogo dan Pacitan"
Alasan digantinya nama tersebut karena tak mendapatkan rekomendasi berdasarkan hasil psikotes, namun Erry Purwaka juga menyampaikan bahwa saat dia mengentry data tersebut kondisinya server sedang down.
"Kita akui waktu itu pengumuman keluarnya malam hari, kami juga sudah lelah terlebih waktu proses upload yang versi dua server sedang down, akhirnya selasa pagi itu hasilnya baru terupload ke website" ungkap Erry.
Namun pernyataan di atas turut dibantah oleh Sekretaris Tim Seleksi Anggota Bawaslu Magetan, Moch Bachtiar menilai bahwa pergantian nama Calon Anggota Bawaslu Magetan yang lolos di luar kesepakan bersama atau dilakukan secara sepihak.
Berita Terkait
-
Bawaslu Bolehkan Parpol Sosialisasi Politik Di Internal Sebelum Masa Kampanye, Ini Syaratnya
-
DKPP Gelar Sidang Pemeriksaan Kode Etik Sekjen Bawaslu Hari Ini
-
TII Minta KPU dan Bawaslu Pastikan Hak Pilih Warga yang Belum Punya E-KTP
-
Bawaslu: Mulai Agustus 2023 Kepala Daerah Tidak Boleh Mutasi ASN
-
Bawaslu Larang Anggota Dewan di Kaltim Selipkan Atribut Partai Saat Reses
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Dear Pemudik, Jika Lelah Jangan Paksakan Diri Berkendara
-
5 Keuntungan Beli Emas setelah Lebaran, Investasi Cerdas agar THR Tak Langsung Habis
-
Keadilan yang Harus Dipaksa: Catatan di Balik Gugatan UU Pensiun 1980
-
Ayah Mertua Ungkap 'Mode Mute' Sheila Dara, Belum Siap Hadapi Media setelah Vidi Meninggal
-
Prabowo Gelar Open House, Salami Warga yang Hadir di Istana Kepresidenan
-
Cara Bayar Cicilan BRI Melalui Aplikasi BRImo, ATM, dan Kantor Cabang
-
Puan Maharani Beri Sinyal Pertemuan Susulan Megawati-Prabowo: Insyaallah Secepatnya!
-
Shalat Idul Fitri di Bali Dibantu Pecalang: Bukti Nyata Hidup Rukun di Tanah Dewata
-
Filosofi Ketupat: Perjalanan Mengakui Salah di Hari Raya
-
Ria Ricis Akui Kesepian Jalani Idulfitri Cuma dengan Moana