SUARA SOREANG - Amanda Manopo menghadapi momen yang sulit ketika dia pertama kali dipanggil oleh Bareskrim Polri, Jakarta, untuk menjalani pemeriksaan terkait dugaan promosi judi online.
Ina Rachman, kuasa hukum Amanda Manopo, mengungkapkan reaksi dan perasaan Amanda saat itu.
Menurut Ina Rachman, Amanda Manopo merasa tertipu dan sangat kaget karena harus menghadapi kasus promosi judi online.
Disebutkan Ina, Amanda tidak pernah membayangkan dirinya terlibat dalam kasus semacam itu.
Ina Rachman menegaskan bahwa Amanda Manopo tidak memiliki pengetahuan tentang promosi judi online ini.
Ina Rachman menjelaskan bahwa Amanda Manopo hanya menerima pekerjaan dari manajernya untuk mengunggah konten promosi video game pada tahun 2020.
Sebagai seorang artis, Amanda menerima tawaran pekerjaan melalui manajernya, dan tugas manajer adalah untuk menyaring tawaran pekerjaan yang aman dan sesuai untuk artis yang mereka kelola.
Ina Rachman juga menjelaskan bahwa manajer Amanda, yaitu Rico, yang bertanggung jawab untuk memfilter dan menilai apakah pekerjaan yang ditawarkan aman atau tidak.
Oleh karena itu, Amanda Manopo mengandalkan manajernya untuk menentukan apakah pekerjaan tersebut cocok untuknya.
"Yang memfilter semua itu adalah manajernya dalam hal ini Rico. Jadi ketika Rico lempar job ke Manda otomatis Rico sudah meneliti apakah job itu layak diambil atau tidak,” ujar Ina pada pewarta dikutip Rabu (4/10/2023).
Amanda Manopo sebelumnya telah mendatangi Bareskrim Polri dengan didampingi oleh kuasa hukumnya.
Saat itu, Amanda mengenakan pakaian yang sederhana dan masker putih karena kondisi fisiknya yang kurang fit.
Ina Rachman membantah laporan yang menyebutkan bahwa Amanda Manopo diperiksa selama 10 jam, dan ia menjelaskan bahwa pemeriksaan sebenarnya berlangsung hanya selama tiga jam.
Meskipun pemeriksaan berlangsung singkat, Amanda Manopo harus menjawab sekitar 20 pertanyaan.
Ina Rachman mengungkapkan bahwa sebagian besar dari pertanyaan tersebut sebenarnya berfokus pada beberapa inti permasalahan.
Selama pemeriksaan, ada dua kali jeda yang membuat pemeriksaan tampak lebih lama dari yang sebenarnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
FESyar Sumatera 2026 Perkuat Sinergi untuk Akselerasi Ekonomi Syariah Regional
-
Rupiah Tembus Rp18.036 per Dolar dan IHSG Anjlok, Purbaya Ungkap Kendala Terbesar Pemerintah
-
Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak
-
RedMagic Astra 2 Siap Rilis, Usung Layar OLED 200Hz dan Snapdragon 8 Elite
-
Bahlil Lahadalia Ingin Bertemu Sosok di Balik Lagu MBG yang viral, Ada Apa?
-
Skandal Motor MBG Era Dadan Hindayana: Bertampang Sangar tapi Website Resminya Berisi Lorem Ipsum
-
Dari Anak Jaksel ke Dunia Horor, Begini Cerita Fatih Unru | NGORBIT
-
Dasco Ungkap 'Dua Jurus Pamungkas' Kuatkan Rupiah yang Disepakati Gubernur BI dan Menkeu Purbaya
-
5 Serum Viva Terlaris di Shopee: Lengkap dengan Review Pengguna, Bisa Atasi Penuaan Dini
-
Silmy Karim Tersangka, Pemerintah Belum Akan Tunjuk Wamen Imipas Baru