Suara.com - Pebulu tangkis spesialis ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo mengungkapkan ingin menyamai capaian prestasi di tahun 2017 untuk musim 2018 dan menjadikan Indonesia Masters sebagai langkah awal mereka mendulang prestasi bersama pasangannya, Marcus Fernaldi Gideon.
"Untuk musim ini saya memiliki target pribadi pada 2018 minimal menyamai perolehan tahun lalu," kata Kevin di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (22/1/2018).
Untuk tahun 2017 lalu memang menjadi capaian pribadi yang sangat gemilang bagi Kevin bersama Marcus. Mereka mampu menjadi kampiun di tujuh turnamen level Super Series dan dua kali menjadi "runner up" di turnamen level yang sama.
Sementara di tahun 2018 ini, dengan format baru turnamen dan ketentuan satu pemain top harus mengikuti sedikitnya 12 turnamen, Kevin bertekad memberikan yang terbaik dan menjadikan turnamen level 4 (Super 500) grade II, Indonesia Masters 2018, menjadi pembuka jalan untuk mencapai targetnya tahun ini.
"Ini sebagai awal turnamen yang saya ikuti di tahun 2018, karenanya saya ingin memberikan yang terbaik, apalagi bermain di kandang," ujarnya.
Dengan menawarkan hadiah total 350 ribu dolar AS, turnamen ini menjadi naik kasta setingkat Super Series dari level Grand Prix Gold pada musim-musim sebelumnya.
Dengan demikian, para pemain yang akan berlaga di turnamen ini juga bukan pemain sembarangan, yang otomatis menjadi motivasi tersendiri bagi Kevin dan Marcus di samping ekspektasi tinggi para penggemar bulu tangkis.
"Saya sendiri punya motivasi untuk memenuhi ekspektasi para penggemar, itu saya anggap bukan tekanan dan saya menikmatinya," kata Kevin.
Optimistis Kevin sendiri juga dimotivasi oleh keinginannya untuk menebus kegagalan "di kandang" pada musim 2017 lalu, yaitu di turnamen Super Series Premier Indonesia Terbuka 2017 karena cedera.
"Selain itu, saya ingin menebus kegagalan ketika bermain di Indonesia Open tahun lalu. Saat itu saya memang kurang maksimal karena menderita cedera. Karenanya kali ini saya harus lebih baik," ujar pebulu tangkis kelahiran Banyuwangi berusia 22 tahun tersebut.
Di turnamen Indonesia Masters 2018 ini sendiri, Kevin/Marcus akan menghadapi wakil Thailand, Tinn Isriyanet/Kittisak Namdash, di putaran pertama. (Antara)
Berita Terkait
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Daihatsu Ajak Komunitas Dukung Langsung Atlet Tanah Air di Daihatsu Indonesia Masters 2026
-
Kekalahan Raymond/Joaquin di Final Jadi Sorotan
-
Performa Atlet Jadi Prioritas, PBSI Percayakan Le Minerale sebagai Official Mineral Water
-
Pelatih Beberkan Alasan Jafar/Felisha Tidak Tampil di Thailand Masters 2026
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Jakarta Electric PLN Mobile Tumbangkan Medan Falcons di Putaran Kedua Proliga 2026
-
PB Djarum Gelar Kejuaraan Klub Mitra 2026: Adopsi Format Piala Thomas, Uber, dan Sudirman
-
Alasan Bank Jakarta Bantu Pelita Jaya Arungi IBL 2026
-
Bank Jakarta Gandeng Pelita Jaya, Targetkan Prestasi dan Sport Tourism
-
Jorge Martin Pulih dari Cedera, Siap Ikuti Tes MotoGP di Buriram
-
Satu Hati untuk Jakarta: Pelita Jaya dan Persija Resmi Berkolaborasi
-
Jelang GFNY Belitung 2026, Komunitas Roadbike Jakarta Gelar Group Ride 40 Km
-
Anthony Garbelotto Bongkar Kunci Kestaria Bengawan Solo Jungkalkan Dewa United
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
Menggiurkan! BWF Ubah Aturan Bulu Tangkis: Jadwal Makin Padat, Hadiah Tembus Rp452 M