Suara.com - Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Fitriani, bangkit dari kekalahannya di game pertama dari Kristy Gilmour (Skotlandia) untuk melaju ke babak kedua Indonesia Masters 2018, Rabu (24/1).
Dalam pertandingan babak pertama di Istora Senayan, Jakarta, Fitriani menyudahi permainan apik Gilmour lewat pertarungan rubber game 20-22, 21-15 dan 21-16, selama 67 menit.
Di game pertama, keduanya bermain dengan ketat dan saling kejar mengejar angka. Di tengah laga, Fitriani mampu unggul, bahkan hingga jeda enam poin di 18-12.
Namun, Gilmour kembali mengejar dan sanggup membalikkan keadaan untuk menyelesaikan game ini menjadi miliknya.
Kemenangan di game pertama, membuat Gilmour semakin percaya diri di game kedua. Dia terus mengungguli poin Fitriani kendati wakil Indonesia itu terus menempel ketat perolehan angka.
Terus tertinggal, Fitriani akhirnya mampu keluar dari tekanan dan meninggalkan poin Gilmour 19-14 sebelum akhirnya memenangkan laga ini dan memaksakan pemenang ditentukan lewat game ketiga.
Tak mau kehilangan kemenangan akibat kebangkitan Fitriani di game kedua, Gilmour tancap gas dan mendominasi perolehan poin 7-4.
Namun, Fitriani belum kehilangan momentum dan sanggup membalikkan keadaan dengan mencetak enam angka tanpa balas.
Terus memimpin, akhirnya Fitriani mengamankan kemenangan setelah Gilmour tak sanggup lagi mengejar ketertinggalan angka.
Baca Juga: Lolos, Kevin / Marcus Bersiap Hadapi Perang Saudara di Babak Dua
"Tadi di game pertama sih kecolongan fokus. Di game kedua saya coba lebih berusaha untik save saja dan beruntung berlanjut hingga game terakhir," kata Fitriani di Istora.
Dengan agak sedikit kesulitan menggapai kemenangan, Fitriani juga menilai lawannya hari ini memiliki berbagai kelebihan yang menurutnya bisa menuyulitkan lawan-lawannya yang juga menjadi pelajaran bagi pemain asal Garut, Jawa Barat, ini untuk menghadapi putaran selanjutnya.
"Kelebihan lawan tadi dia di bola atas dan antisipasi saya di bola bawah. Ini jadi pelajaran buat saya juga, sehingga buat besok bisa main lebih fokus dan berani ngadu di lapangan," ucap atlet pelatnas PBSI.
Di babak kedua hari ini, Kamis (25/1/2018), Fitriani akan menantang wakil Thailand yang juga unggulan empat, Ratchanok Intanon yang mengalahkan Zhang Beiwen (Amerika Serikat) di babak pertama dengan skor, 21-7 dan 21-13.
"Saya siap berikan yang terbaik saja dan selalu fokus. Optimistis menang," ujar Fitriani.
Berita Terkait
-
Gregoria Mariska Tunjung Hengkang, Putri KW Emban Tugas Berat di Pelatnas
-
12 Tahun Berkarier, Gregoria Mariska Tunjung Resmi Mundur dari Pelatnas PBSI
-
Isyana/Rinjani Cetak Sejarah! Pertama Kali ke 8 Besar Turnamen BWF Super 500
-
PBSI Jangkau Akar Rumput: Gelar Festival SenengMinton 2026, Purwokerto Kota Pertama
-
Sejarah Kelam Bulu Tangkis Indonesia! PBSI Minta Maaf usai Gagal di Piala Thomas 2026
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Bangga Produk Lokal, KOI Sebut Apparel Mills Bikin Kontingen Negara Lain Iri
-
Anthony Ginting Evaluasi Pola Permainan Usai Tersingkir di Malaysia Masters 2026
-
Ubed Tantang Christo Popov di Perempat Final Malaysia Masters 2026, Bertekad Balas Dendam
-
Perebutkan Poin UCI, Tour de Bintan 2026 Jadi Pemanasan Atlet Nasional ke Asian Games Nagoya
-
Bukan Sekadar Permainan Pos Ronda, Domino Kini Resmi Jadi Anggota KONI Pusat
-
Pelita Jaya Buka Peluang Tampil di EASL 2026, Siap Hadapi Dominasi Tim Basket Korsel hingga Jepang!
-
Pelita Jaya Perkuat Chemistry di Jeda Kompetisi, Siap Bungkam RANS Simba di Playoff IBL 2026
-
Rekor Sapu Bersih Tak Berlaku, Pelita Jaya Waspadai Kebangkitan RANS Simba di Playoff IBL 2026
-
PBVSI Panggil Rama Fazza dan Alfin Daniel ke Timnas Voli Putra Indonesia
-
Janice Tjen Terhenti di Babak 16 Besar Maroko Open 2026