Suara.com - Tai Tzu Ying sukses menjuarai tunggal putri Indonesia Masters 2018, Minggu (28/1/2018). Pebulutangkis Taiwan ini mengalahkan wakil India, Saina Nehwal, dengan skor 21-9 dan 21-13 di Istora Senayan, Jakarta.
Tzu Ying mengaku senang bisa meraih gelar di Indonesia. Pasalnya, dia selalu mendapat dukungan dari suporter Indonesia yang terkenal fanatik.
"Bermain di Indonesia sangat menyenangkan, penonton selalu men-support saya kalau main di sini. Saya sangat senang," kata Tzu Ying usai pertandingan.
Diungkapkan Tzu Ying, kemenangan di Indonesia Masters menjadi modal yang sangat berharga jelang mengikuti Asian Games 2018 di Indonesia, Agustus mendatang.
"Buat saya target utama ada di Asian Games, karena itu turnamen yang besar. Ini jadi modal dan penting buat saya. Sebenarnya ini juga untuk mencoba pertandingan di sini, Asian Games juga dilaksanakan di Indonesia. Buat liat keadaan juga," jelasnya.
Sementara itu, Saina mengakui kehebatan Tai Tzu Ying. Baginya cukup sulit untuk bisa mengalahkan pemain top seperti pebulutangkis ranking satu dunia tersebut.
"Dia top player. Dia sangat bagus di setiap pertandingan, dia sangat bagus hari ini. Ini pertandingan yang sangat sulit," ujar Saina.
Saina bertekad membalas kegagalannya di Indonesia Masters saat tampil di kandang sendiri pada ajang India Open, 30 Januari-4 Februari mendatang.
"Selanjutnya ada India Open. Saya mau coba lebih fokus. Sedih karena kalah (di Indonesia Masters), sangat mengecewakan. Tapi, senang bisa ke final," pungkasnya.
Baca Juga: Sempat Tertinggal, Kevin / Marcus Kembali Harumkan Nama Indonesia
Berita Terkait
-
Suku Bunga dan Daya Beli Jadi Penentu, Bagaimana Peluang Investasi Properti 2026?
-
Mau Jual Emas dan Untung Besar? Ya di Raja Emas Indonesia Saja!
-
J.J Rizal Soroti Warisan Soeharto, Sebut Aktor Lama Masih Dominan
-
Hadapi Grup Berat, Kurniawan Yakin Timnas Indonesia U-17 Bisa Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Kejurnas Turnamen ORADO 2026 Digelar, Atlet dari 28 Provinsi Turun Berlaga
-
Timnas Hoki Naturalisasi 4 Pemain dari Eropa untuk Hadapi Asian Games 2026
-
Grand Final Proliga 2026: Jakarta Pertamina Enduro Ungguli Phonska Plus pada Leg 1
-
Tim Uber Indonesia Waspadai Kanada di Laga Pembuka, Bidik Awal Sempurna di Grup C
-
Surabaya Samator Sikat Garuda Jaya, Kunci Peringkat Ketiga Proliga 2026
-
Timnas Hoki Putri Indonesia Optimis Lolos ke Asian Games 2026
-
Tim Indonesia Siap Bungkam Aljazair, Kapten Fajar Wanti-wanti Mental Para Debutan
-
Tim Thomas Indonesia Waspadai Aljazair di Laga Perdana Piala Thomas 2026
-
Tim Indonesia Berharap Tuah Venue Kecil di Piala Thomas dan Uber 2026
-
Ortuseight Dorong Performa Atlet Lewat Inovasi Sepatu Hybrid dan Track Field