Suara.com - Kesuksesan menjuarai Indonesia Masters di kandang sendiri pada, Minggu (28/1/2018) kemarin, tidak membuat Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon berpuas diri.
Pasangan ganda putra andalan Indonesia ini mengaku masih 'haus' akan gelar-gelar lainnya di tahun 2018.
Tercatat ada tiga turnamen yang jadi prioritas Kevin / Marcus saat ini, yakni All England (14-18 Maret), Kejuaraan Dunia (30 Juli-5 Agustus), dan Asian Games (18-29 Agustus).
"Target sih banyak ya, di semua pertandingan saya ingin menang. Tapi kan kami juga manusia. Prioritas kami di All England, Kejuaraan Dunia dan Asian Games," ujar Kevin, dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Senin (29/1/2018).
Gelar Indonesia Masters 2018 menjadi titel pertama bagi Kevin / Marcus pada tahun ini. Di partai final, pasangan yang dijuluki The Minions berhasil mengalahkan Li Junhui/Liu Yuchen dengan skor 11-21, 21-10 dan 21-16.
Kevin / Marcus mengaku cukup kaget dengan performa pasangan Cina tersebut yang langsung tampil agresif sejak awal pertandingan.
"Mereka sepertinya mau banget mengalahkan kami, mereka punya motivasi sangat tinggi. Di game pertama mereka seperti sangat siap dan percaya diri, untungnya kami bisa membalikan keadaan," kata Kevin.
"Di game pertama mereka kayaknya cukup nantang, terutama Liu. Saya nggak mau kalah begitu saja, apalagi ini di kandang saya. Nggak ada rencana apa-apa, terjadi otomatis saja di lapangan, karena mereka kayak gitu, ya saya nggak mau kalah," Kevin menambahkan.
"Start mereka lebih cepat di game pertama, kami belum in. Di game kedua dan ketiga kami bangkit dan unggul. Supporter pun banyak yang dukung kami, mungkin ini membuat lawan tertekan," ujar Marcus, menimpali.
Baca Juga: Finalis Indonesia Masters, Owi / Butet Terkena Kutukan Istora?
Tag
Berita Terkait
-
All England 2026: Shuttlecock Buat Jonatan Christie Tersingkir di Babak 32 Besar
-
Kevin Diks Menggila! Bek Timnas Indonesia Ini Jadi Mesin Gol Asia di Bundesliga
-
Namanya Dipanggil di Panggung Grammy, Musisi Dunia Ini Malah Asyik Tidur di Rumah
-
Kevin Diks Curhat Drama Penalti Menit Akhir Lawan Union Berlin yang Bikin Istrinya 'Jantungan' Parah
-
Perang Saudara di All England 2026, Fajar/Fikri Bertekad Hapus Rekor Buruk Lawan Raymond/Joaquin
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
All England 2026: Shuttlecock Buat Jonatan Christie Tersingkir di Babak 32 Besar
-
Searah Menpora Erick, Taufik Hidayat Tegas: Pelecehan Seksual Rusak Integritas Olahraga
-
Janice Tjen Berpotensi Hadapi Petenis Putri No.1 Dunia di Indian Wells
-
Perang Saudara di All England 2026, Fajar/Fikri Bertekad Hapus Rekor Buruk Lawan Raymond/Joaquin
-
Strategi Jitu Bawa Fajar/Fikri ke Babak Kedua All England 2026
-
Final Four Proliga 2026: Megawati Hangestri Fokus Evaluasi, Ingin Kolektivitas Tim Dibenahi
-
Final Four Proliga 2026: Megawati Ingin Jakarta Pertamina Enduro Ulangi Prestasi Musim Lalu
-
All England 2026: Tersingkir Awal, Leo/Bagas Kaget Permainan Ganda Taiwan Aktif dan Powerful
-
All England 2026: Fajar/Fikri Hadapi Raymond/Joaquin di Babak Kedua, Sang Senior Punya Rekor Buruk
-
All England 2026: Karpet Abu-abu Bikin Salfok, tapi Raymond/Joaquin Tetap Sikat Ganda Korsel