Suara.com - Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti menjadi wakil Indonesia terakhir yang lolos ke partai puncak India Open 2018. Dengan demikian, total ada tiga wakil Merah Putih yang akan tampil di final, Minggu (4/2/2018).
Sebelumnya, pasangan ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dan Greysia Polii/Apriyani Rahayu (ganda putri) telah lebih dulu mengamankan tiket final.
Praveen/Melati lolos ke fase puncak usai menekuk unggulan keenam dari Cina, He Jiting/Du Yue, dengan skor 21-19, 22-20, Sabtu (3/2/2018).
Meskipun menang dua game langsung, namun Praveen/Melati mengaku tak puas dengan penampilan mereka.
"Sebenarnya penampilan kami cukup lumayan, tapi mainnya nggak di pola kami. Kurang puas, kami mainnya nggak pas, pasti yang menonton juga melihatnya tidak enak," ujar Praveen, dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Minggu pagi.
"Saya bermain kurang tenang di pertengahan game kedua dan banyak melakukan kesalahan sendiri. Tadi saya berusaha untuk lebih yakin, terutama di poin-poin kritis," kata Melati.
Di babak final, Praveen/Melati sudah ditunggu pasangan ganda campuran yang juga unggulan kelima asal Denmark, Mathias Christiansen/Christinna Pedersen.
Terkait pertarungan ini, Praveen/Melati mengaku akan berusaha tampil habis-habisan demi mengamankan gelar juara.
"Lawan lebih banyak pengalaman, pokoknya besok kami harus yakin. Sudah tanggung sampai ke final, kalau juara kedua kan sayang, akan tetap bersyukur sih, tapi kalau bisa yang lebih kenapa tidak," tutur Praveen.
Baca Juga: Marcus / Kevin Kalahkan Seniornya dan Melaju ke Final India Open
Sementara itu, di final Kevin/Marcus akan menantang wakil Denmark lainnya, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen. Sedangkan, Greysia/Apriyani berhadapan dengan Jongkolphan Kittiharakul/Rawinda Prajongjai dari Thailand.
Tag
Berita Terkait
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Derby Pemain Keturunan Indonesia di 16 Besar Europa League, Calvin Verdonk On Fire
-
Alasan Eks Asisten STY di Timnas Indonesia Pilih Gabung Klub Zona Degradasi Super League
-
Jangan Kehabisan! Penukaran Uang Baru BI Mulai Besok, Wajib Daftar Online Dulu
-
Yamaha Racing Indonesia Rilis Formasi Pembalap 2026 Demi Target Juara Dunia
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Marco Bezzecchi Jadi yang Tercepat di FP1 MotoGP Thailand 2026
-
DPR Bereaksi! Kawal Kasus Pelecehan Atlet Panjat Tebing dan Dukung Langkah Kemenpora
-
Lindungi Atlet, Ketua Umum FPTI Pastikan Bakal Tangani Laporan akan Ditangani Serius
-
Marc Marquez Antusias Hadapi Balapan Seri Perdana MotoGP 2026
-
Janice Tjen Berhasil Melaju ke Semifinal Ganda Merida Open 2026
-
Aroma Indonesia di Gresini Racing, Ducati Desmosedici GP26 Dapat Sentuhan Bold Riders
-
Percaya Diri Hadapi Wakil Jerman, Amri/Nita Incar Awal Manis di All England
-
Mantapkan Persiapan, Alwi Farhan Cs Mulai Berlatih di Inggris Jelang All England 2026
-
Kemenpora Buka Layanan Pengaduan Korban Pelecehan, Hubungi Email atau Nomor Telepon Ini
-
Kemenpora Dukung Investigasi Dugaan Pelecehan di Pelatnas Panjat Tebing