Suara.com - Tim putra Hong Kong dan tim putri Prancis dipastikan berlaga di turnamen bulu tangkis beregu Piala Thomas/Uber 2018 mendatang. Kedua negara tersebut akan menggantikan tim putra Inggris dan tim putri Spanyol yang mengundurkan diri.
Berdasarkan laman Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), Rabu (21/3) malam, Spanyol sesungguhnya terkualifikasi langsung ke Piala Uber, namun mundur karena badai cedera yang melanda beberapa pemain utama mereka.
Sesuai ranking dunia, seharusnya posisi Spanyol digantikan oleh Bulgaria (110.754 poin) atau Inggris (108.606 poin). Meski demikian, kedua negara tersebut telah menolak undangan untuk menggantikan Spanyol.
Namun Prancis yang memiliki poin dunia 89.126 poin menerima undangan tersebut. Di turnamen tersebut Prancis akan menempati posisi unggulan 9-16 untuk pengundian bersama Malaysia, Hong Kong, Rusia, Jerman, Kanada, Australia dan Mauritius.
Sementara tim Thomas Inggris yang juga diinformasikan mengundurkan diri karena problem keterbatasan pemain, membuka "pintu" bagi Hong Kong yang memiliki poin 199.152.
Hong Kong akan menempati unggulan ke 9-16 bersama Thailand, Rusia, Jerman, Prancis, Kanada, Australia and Aljazair.
Pengundian 32 tim (16 Thomas dan 16 Uber) putaran final Piala Thomas dan Uber 2018, telah dilaksanakan pada Kamis (22/3/2018) di Bangkok. Sementara turnamen akan digelar pada 20-27 Mei di tempat yang sama.
Dengan demikian, peserta Piala Thomas 2018 adalah: China, Denmark, Indonesia, Taiwan, Jepang, India, Malaysia, Korea Selatan, Thailand, Hong Kong, Rusia, Jerman, Prancis, Kanada, Australia dan Aljazair.
Adapun, peserta Piala Uber 2018 adalah: Jepang, China, Korea, Thailand, Taiwan, India, Indonesia, Denmark, Malaysia, Hong Kong, Rusia, Jerman, Kanada, Prancis, Australia dan Mauritius.(Antara)
Berita Terkait
-
China Rengkuh Gelar Ke-12, Kisah Ajaib Prancis di Piala Thomas 2026 Berakhir
-
Fajar Alfian Minta Maaf, Janji Tim Thomas Indonesia Bangkit Lebih Kuat
-
Sejarah Kelam Bulu Tangkis Indonesia! PBSI Minta Maaf usai Gagal di Piala Thomas 2026
-
Pengamat Heran Indonesia Gagal di Piala Thomas 2026, PBSI Diminta Lakukan Evaluasi Besar
-
Indonesia Ukir Sejarah Buruk! Pertama Kali Tersingkir di Fase Grup Piala Thomas
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Marc Marquez Tertekan! Awal Buruk MotoGP 2026 Bikin Misi Juara Terancam
-
Deklarasi Bali Sepakati Enam Poin Krusial untuk Transformasi SEA Games
-
13 Atlet Panjat Tebing Indonesia Jadikan Seri Wujiang Pemanasan Asian Games
-
Pukau Publik, Pembalap Pertamina Enduro Dilirik Tim Pabrikan MotoGP
-
Erick Thohir Dorong Revolusi SEA Games: Stop Cabor Aneh-aneh, Fokus Olimpiade!
-
Hasil IHTTC 2026: Pembalap Sleman Melaju Kencang, Sayang Kena Sanksi di Sepang
-
China Rengkuh Gelar Ke-12, Kisah Ajaib Prancis di Piala Thomas 2026 Berakhir
-
Korea Selatan Juara Piala Uber 2026, Tumbangkan China 3-1 di Final
-
Kimi Antonelli Juara F1 GP Miami 2026, Hat-trick Kemenangan Beruntun
-
Regenerasi Atlet Panahan! 562 Anak Unjuk Gigi di MilkLife Archery Challenge Kudus