Suara.com - Pebasket timnas Indonesia, Arki Dikania Wisnu tak mau berkecil hati walaupun secara rata-rata postur pemain Indonesia kalah jauh dibanding negara lain peserta Asian Games 2018.
Menurut kapten Satria Muda itu, postur kecil bukan kendala. Sebaliknya, dia menilai pebasket nasional harus memaksimalkan hal itu menjadi modal positif di Asian Games nanti.
"Postur kita lebih pendek, seharusnya kita lebih cepat. Kita harus gunakan kelebihan kita, jangan fokus pada kelemahan terus, kita (harus) play smart," ungkap Arki saat ditemui di AXA Tower Jakarta pada Senin (23/4/2018) malam.
Lebih lanjut, menurut Arki, daripada memikirkan soal postur, dirinya memilih fokus untuk menjalankan persiapan sebaik mungkin.
Sebab, waktu pelatnas timnas basket cukup singkat, karena terkendala jadwal kompetisi Indonesian Basketball League (IBL) yang baru berakhir 22 April lalu.
"Kita baru selesai liga-nya kemarin, jadi training camp (TC) nya belum lengkap seperti cabor (cabang olahraga) lain. Tapi harusnya kita minggu ini atau minggu depan sudah mulai," kata Arki.
"Kita harus secepatnya cari kekompakan dan membiasakan main bersama. Semuanya itu balik lagi masalah waktu," tandasnya.
Timnas basket Indonesia berencana menggelar TC keluar negeri. Walau belum pasti, Arki mengatakan, kemungkinan timnas akan melakukan pemusatan latihan di Amerika Serikat.
Baca Juga: Gagal ke SEA Games, Dara Cantik Ini Ingin Bayar di Asian Games
Berita Terkait
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026
-
Bank Jakarta Gandeng Pelita Jaya, Targetkan Prestasi dan Sport Tourism
-
Alasan Bank Jakarta Bantu Pelita Jaya Arungi IBL 2026
-
Gegara Gerald Vanenburg, John Herdman Dipastikan Bakal Nganggur Setahun! Kok Bisa?
-
Indonesia Urung Tampil, Sepak Bola Asian Games Dipastikan Kehilangan Satu Kekuatan Terbaik
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
PB Djarum Gelar Kejuaraan Klub Mitra 2026: Adopsi Format Piala Thomas, Uber, dan Sudirman
-
Alasan Bank Jakarta Bantu Pelita Jaya Arungi IBL 2026
-
Bank Jakarta Gandeng Pelita Jaya, Targetkan Prestasi dan Sport Tourism
-
Jorge Martin Pulih dari Cedera, Siap Ikuti Tes MotoGP di Buriram
-
Satu Hati untuk Jakarta: Pelita Jaya dan Persija Resmi Berkolaborasi
-
Jelang GFNY Belitung 2026, Komunitas Roadbike Jakarta Gelar Group Ride 40 Km
-
Anthony Garbelotto Bongkar Kunci Kestaria Bengawan Solo Jungkalkan Dewa United
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
Menggiurkan! BWF Ubah Aturan Bulu Tangkis: Jadwal Makin Padat, Hadiah Tembus Rp452 M
-
Klasemen IBL 2026 Jelang Pekan Keenam: Satria Muda di Puncak, Pelita Jaya Menguntit