Suara.com - Alex Debon, mantan pelatih Jorge Lorenzo, memuji keberanian Repsol Honda mendatangkan eks anak asuhnya itu musim depan. Menurutnya, kedatangan Lorenzo bakal membuat tensi di dalam tim Honda bakal meningggi.
Ini mengingat mereka memiliki dua pebalap juara dunia musim depan. Lorenzo lima kali jadi juara dunia (dua di kelas 250cc dan tiga di kelas MotoGP)
Sementara, Marquez tercatat enam kali menyabet titel juara dunia—2010 (125cc), 2012 (Moto2), 2013, 2014, 2016, 2017 (MotoGP).
Baca Juga: Rian Agung Saputro Tak Haruskan Anak Jadi Pebulutangkis
Namun begitu, Debon percaya duet Marquez dan Lorenzo akan membuat pabrikan asal Jepang itu semakin perkasa dan mendominasi balapan MotoGP musim depan.
"Menurut saya ini hal yang luar biasa. Dua pebalap hebat akan bertemu, dengan jumlah masing-masing gelar yang mereka (Lorenzo dan Marquez) miliki," kata Debon, dilansir dari Marca, Selasa (12/6/2018).
"Saya rasa pertaruhan yang dilakukan sang manajer, Alberto Puig dan Honda sangat luar biasa. Itu akan sangat positif dengan menyatukan dua pebalap tercepat," tambahnya.
Debon juga yakin Lorenzo akan menampilkan performa terbaik bersama Honda. Karakteristik motor Honda diyakini Debon akan cocok dengan gaya balap X-Fuera—julukan Lorenzo.
"Jorge akan beradaptasi dengan baik bersama Honda. Karena mesin motor yang ditunggangi Marquez tahun ini saya yakini akan membuat Lorenzo melaju lebih cepat di lintasan," ujarnya.
Seperti diketahui, Jorge Lorenzo memutuskan hengkang dari Ducati usai meraih kemenangan pertama musim ini di Sirkuit Mugello, Italia, 3 Juni lalu.
Lorenzo akan menggantikan posisi Dani Pedrosa yang secara mengejutkan tak diberikan perpanjangan kontrak oleh manajemen Honda.
Baca Juga: Senangnya, Tiket Asian Games 2018 Dibagikan Gratis
Kepindahan itu memastikan Honda akan punya dua rider hebat berkebangsaan Spanyol untuk musim depan.
Jika digabungkan, gelar juara keduanya yang berjumlah 11, bahkan mengungguli kombinasi rider Movistar Yamaha, Valentino Rossi dan Maverick Vinales yang kini mengoleksi 10 gelar juara.
Berita Terkait
-
Honda Menyerah dan Putuskan Stop Penjualan Mobil Baru
-
Kenapa Honda Angkat Kaki dari Korea?
-
Honda Kibarkan Bendera Putih, Tren Mobil Listrik Bikin Pabrikan Sengsara
-
Alex Rins Resmi Hengkang dari Yamaha, Didepak Diam-diam?
-
Lansia 71 Tahun Gagal Putar Balik, Honda HRV Tabrak Pejalan Kaki hingga Depot Air di Jakbar!
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Kejurnas Turnamen ORADO 2026 Digelar, Atlet dari 28 Provinsi Turun Berlaga
-
Timnas Hoki Naturalisasi 4 Pemain dari Eropa untuk Hadapi Asian Games 2026
-
Grand Final Proliga 2026: Jakarta Pertamina Enduro Ungguli Phonska Plus pada Leg 1
-
Tim Uber Indonesia Waspadai Kanada di Laga Pembuka, Bidik Awal Sempurna di Grup C
-
Surabaya Samator Sikat Garuda Jaya, Kunci Peringkat Ketiga Proliga 2026
-
Timnas Hoki Putri Indonesia Optimis Lolos ke Asian Games 2026
-
Tim Indonesia Siap Bungkam Aljazair, Kapten Fajar Wanti-wanti Mental Para Debutan
-
Tim Thomas Indonesia Waspadai Aljazair di Laga Perdana Piala Thomas 2026
-
Tim Indonesia Berharap Tuah Venue Kecil di Piala Thomas dan Uber 2026
-
Ortuseight Dorong Performa Atlet Lewat Inovasi Sepatu Hybrid dan Track Field