Suara.com - Rider Repsol Honda, Marc Marquez, percaya pebalap Ducati, Jorge Lorenzo, akan lebih mudah beradaptasi dengan Honda dibanding saat dirinya hijrah dari Yamaha ke Ducati.
Seperti diketahui, Lorenzo, rider Spanyol pengoleksi tiga gelar juara dunia MotoGP, resmi menerima pinangan Honda. Pebapap berusia 31 tahun akan jadi rekan setim Marquez di Repsol Honda per MotoGP 2019, menggantikan Dani Pedrosa.
Marquez yang selama ini menjalin rivalitas cukup sengit dengan Lorenzo, terutama saat dirinya masih membela Yamaha, ternyata menyambut positif prospek kerjasama dengan X-Fuera -julukan Lorenzo.
Berbicara jelang gelaran MotoGP Catalunya 2018 yang akan dihelat Minggu (17/6/2018) malam WIB, Marquez meyakini ada kesamaan karakteristik antara motor Ducati dengan motor Honda, RC213V. Karena itu, Lorenzo dinilainya tak akan sulit beradaptasi dengan Honda.
"Anda tak akan pernah tahu. Honda adalah motor yang sangat berbeda jika dibandingkan dengan Yamaha, tapi karakteristik Honda cukup dekat dengan Ducati," ucap Marquez, seperti dilansir dari Motorsport.
"Hal itu akan membantunya beradaptasi, karena Jorge datang dari Ducati," sambung pebalap berjuluk The Baby Alien.
Lorenzo sendiri terkenal dengan gaya balapnya yang 'halus' di Yamaha. Saat memutuskan pindah ke Ducati pada 2017, X-Fuera cukup kesulitan mengimbangi karakteristik motor Desmosedici kebanggaan Ducati yang super agresif.
Meski akhirnya mampu sedikit menjinakkan Desmosedici, di mana Lorenzo berhasil menjuarai MotoGP Italia 2018 belum lama ini, masa depan Lorenzo di Ducati sudah terlanjur suram. Ia pun resmi hengkang dari pabrikan Italia itu selepas MotoGP 2018, dan merapat ke Repsol Honda musim depan.
Marquez sendiri siap menyambut sang kompatriot dengan tangan terbuka. "Yang terpenting adalah memiliki rekan yang kuat. Hal itu akan menaikkan level tim. Penting memiliki pebalap yang penuh pengalaman yang bisa memberi banyak informasi bagus buat tim," tukas juara dunia MotoGP 2017 tersebut.
Berita Terkait
-
Terlibat Insiden, Ducati Anggap Penalti untuk Marc Marquez Tidak Adil
-
5 Momen Menarik di Sprint Race MotoGP Thailand 2026: Marc Marquez Terancam
-
Belajar dari Pengalaman, Alex Marquez Siap Raih Titel Juara Dunia Musim Ini
-
4 Pebalap Muda Indonesia Siap Panaskan Aspal Moto4 Asia Cup 2026 di Thailand, Cek Jadwal Race-nya
-
Marco Bezzecchi Jadi yang Tercepat di FP1 MotoGP Thailand 2026
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
Terkini
-
Fokus dan Kendalikan Euforia, Putri KW Siap Hadapi All England
-
Gloria Emanuelle Widjaja Petik Pelajaran usai Terhenti di Semifinal German Open 2026
-
Terhenti di Semifinal German Open 2026, Tiwi/Fadia Siap Bangkit di All England
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Kasus Kekerasan Atlet Panjat Tebing: Menpora Buka Layanan Aduan, Komisi X Desak Sanksi Maksimal
-
Waspadai Wakil China, Tiwi/Fadia Tekad Kurangi Error di Semifinal German Open 2026
-
Lolos ke Semifinal, Gloria Emanuelle Widjaja Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up di German Open 2026
-
Proses Bangun Chemistry Berlanjut, Apriyani/Lanny Petik Pelajaran Berharga di German Open 2026
-
Marco Bezzecchi Jadi yang Tercepat di FP1 MotoGP Thailand 2026
-
DPR Bereaksi! Kawal Kasus Pelecehan Atlet Panjat Tebing dan Dukung Langkah Kemenpora