Suara.com - Tak terasa Indonesia Open 2018 telah memasuki babak puncak. Sejak bergulir 3 Juli lalu, turnamen bulutangkis paling bergengsi di Indonesia itu sukses menyedot animo pecinta bulutangkis se-Tanah Air.
Terbukti, di babak final atau hari terakhir bergulirnya Indonesia Open 2018, tiket on the spot atau pembelian tiket secara langsung di Istora Senayan, Jakarta Pusat, ludes hanya dalam kurun waktu 30 menit sejak dibuka pukul 10.00 WIB.
Menurut salah satu staf tiketing, Hendra Roy, antrian penonton yang ingin membeli tiket di tiket box sudah mengular sejak Minggu (8/7/2018) pagi, pukul 06.00 WIB.
"Para penonton banyak yang datang dari luar kota, dari Makasar, Kalimantan, bahkan Ternate sudah datang, mereka sudah mengantri sejak pagi," kata Roy di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (8/7/2018).
Dari pantauan Suara.com, 2 jam sebelum pintu Istora Senayan dibuka, para penonton sudah luber dan berjejer di depan pintu masuk. Saking banyaknya penonton yang ingin menyaksikan laga final, Roy mengatakan, antrian pembelian tiket mengular hingga keluar gerbang Istora Senayan.
"Selama saya menjadi panitia tiketing Indonesia Open sejak 2015, Indonesia Open tahun ini menurut saya paling ramai, karena kali ini ada (dua) wakil Indonesia yang maju ke babak final," ujar Roy.
Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana Indonesia Open 2018, Achmad Budiharto menyebut jumlah penonton Indonesia Open tahun ini mencetak rekor. Pasalnya dari hari pertama hingga ke babak final, jumlah penonton yang hadir melebihi prediksi panitia.
"Ini belum pernah dalam sejarah, hari pertama sudah 4 ribu penonton. Biasanya paling mencapai 2-3 ribu saja. Begitu juga di hari kedua, di pertengahan hari sudah tidak bisa lagi menjual tiket, karena kapasitas sudah tak memungkinkan," kata Achmad Budhiarto di Istora Senayan Jakarta, Jumat (6/7/2018) lalu.
Di turnamen berlevel HSBC BWF World Tour Super 1000 kali ini, Indonesia berhasil menempatkan dua wakil ke babak puncak melalui pasangan ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo / Marcus Fernaldi Gideon dan juara bertahan dari sektor ganda campuran, Tontowi Ahmad / Liliyana Natsir.
Baca Juga: 7 Pebulutangkis Cantik yang Menyihir Penonton Indonesia Open 2018
Kevin / Marcus akan menghadapi wakil Jepang unggulan ketujuh turnamen, Takuto Inoue / Yuki Kaneko. Sementara Owi / Butet --julukan Tontowi / Liliyana akan menghadapi pasangan Malaysia, Chan Peng Soon / Goh Liu Ying.
Berita Terkait
-
Ibunda Liliyana Natsir Kaget Putrinya Masih Bisa Melaju ke Final
-
7 Pebulutangkis Cantik yang Menyihir Penonton Indonesia Open 2018
-
Jadwal Final Indonesia Open: Indonesia Berpeluang Raih 2 Gelar
-
Kalahkan Lee Chong Wei, Kento Momota ke Final Indonesia Open
-
Ke Final, The Minions Berpeluang Menangi Indonesia Open Perdana
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
Terkini
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya