Suara.com - TNI Angkatan Udara (AU) akan mengawal proses Torch Relay atau Kirab Obor Asian Games 2018 yang akan berkeliling ke-53 kota Indonesia dengan estimasi jarak 18.000 kilometer.
Sebelumnya, bersama Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC), TNI AU telah menjemput "Api Abadi" langsung dari penyelenggara Asian Games pertama pada 1951, India.
"Kita bersyukur api (dari India) sudah tiba disini (Yogyakarta) dengan aman dan selamat," kata Kepala Staf TNI AU (KSAU) Marsekal TNI Yuyu Sutisna di Museum Dirgantara, Yogyakarta, Selasa (17/7/2018).
"Kami akan terus mengawal kegiatan kirab obor ini, yang setelah Yogyakarta akan melanjutkan perjalanan ke kota Solo, Malang, Bali, Lombok, Sorong, Raja Ampat, Makasar, Banjarmasin, Aceh, Medan, Pekanbaru, Padang, Jambi sampai akhirnya di Jakarta," tutur Yuyu menjelaskan.
Dalam mengawal kegiatan pra-Asian Games 2018 ini, Yuyu mengatakan, TNI AU mengerahkan 16 personil yang dipimpin oleh Marsekal Pertama, Eko Dono.
"Semua sudah kami siapkan dengan baik, dari mulai pesawat maupun pendukung lain seperti personil pengawal, termasuk keamanan," jelas Yuyu.
Sementara itu, kepala tim TNI AU pengawal Torch Relay Asian Games 2018, Marsekal Pertama Eko Dono menyebut timnya yang dibantu pihak INASGOC, bertekad untuk mengawal dan menjaga sebaik mungkin "Api Abadi".
"Semua sudah ada aturan, sudah ada speksifikasi teknis. Yang terpenting kita harus jaga terus proses pembawaan api itu. Kami bertugas menjaga agar api tidak padam," kata Eko.
Lanjut Eko, untuk meminimalisir kesalahan, timnya juga sudah melakukan simulasi terkait penanggulangan masalah-masalah yang mungkin terjadi pada saat berlangsungnya Torch Relay.
"Dari hasil rapat, tim teknis akan menyediakan cadangan lentera. Nanti penggunaan lenteranya tak hanya satu, bisa bergantian. Jadi bila ada kerusakan pada, lentera itu bisa diganti dan api dijamin akan tetap menyala," tukasnya.
TNI AU, kata Eko akan menggunakan pesawat Boeing 737-500 untuk mengawal "Api Abadi" dari Yogyakarta, berkeliling ke 17 kota lainnya, hingga akhirnya sampai ketangan Presiden Joko Widodo di Istana Negara pada 17 Agustus mendatang.
Berita Terkait
-
Tiga Pesawat Tempur Baru dari Prancis Diserahkan ke TNI AU Awal 2026
-
Pilot F-16 'Red Wolf' Gugur: Misi Terakhir Sang Legenda di Langit Bogor
-
Jurnalis Diintimidasi Pengawal Panglima TNI Saat Bertanya, Pengamat: Bukan Bentuk Loyalitas yang Benar
-
Disiram Air Kembang, Prabowo Serahkan 8 Helikopter H225M ke TNI AU
-
Ini Identitas 4 Awak Pesawat TNI AU Super Tucano yang Jatuh di Pasuruan
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games
-
NPC Indonesia Apresiasi Pemerintah dan Berharap Atlet Bijak Manfaatkan Bonus ASEAN Para Games 2025