Suara.com - Tim pencak silat Indonesia sudah siap tempur berlaga di Asian Games 2018. Saat ini, Wewey Wita cs hanya tinggal menjaga kesiapan sebelum memaksimalkannya pada hari H, 23-29 Agustus mendatang.
"Persiapan kami sudah mencapai 90-95 persen. Pick performance (puncak performa) nanti adanya pas hari H," ujar salah satu pelatih tim pencak silat Indonesia, Eko Wahyudi, saat ditemui beberapa waktu lalu di Padepokan Pencak Silat, Taman Mini, Jakarta.
"Kalau sekarang mencapai pick performance-nya, maka saat pertandingan nanti anak-anak bisa kendur penampilannya," jelasnya.
Baca Juga: Syahrin Bertekad Kalahkan Anak Didik Valentino Rossi Musim Ini
Cabang olahraga pencak silat mempertandingkan 16 kelas di Asian Games 2018. Masing-masing 10 kelas tanding dan enam kelas seni (tunggal, ganda, regu/TGR).
Tim Pencak Silat Indonesia ambil bagian di semua kelas. Total, ada 22 pesilat Merah Putih yang dipersiapkan tampil pada perhelatan pesta olahraga terbesar se-Asia tersebut.
Eko Wahyudi memastikan persiapan tim pencak silat Indonesia untuk Asian Games 2018 lebih baik ketimbang saat SEA Games 2017 di Malaysia lalu.
"Progres anak-anak jauh lebih baik dari SEA Games 2017. Mulai dari persiapan, penanganan. Ini tingkatannya Asian Games. Jadi kami belajar dari pengalaman di SEA Games lalu, kita memperbaiki yang kurang-kurang," tutur Eko.
Baca Juga: Kejuaraan Dunia : Dendam Terbalas, Hafiz / Glora ke Babak Ketiga
Skuat Tim Pencak Silat Indonesia di Asian Games 2018:
Nomor Tanding Putra
- Kelas B: Abdul Malik
- Kelas C: Hanifan Yudhani Kusumah
- Kelas D: Iqbal Chandra Pratama
- Kelas E: Komang Harik Adi Putra
- Kelas F: Amri Rusdana
- Kelas I: Aji Bangkit Pamungkas
- Kelas J: Eko Febrianto
Nomor Tanding Putri
- Kelas B: Wewey Wita
- Kelas C: Sarah Tria Monita
- Kelas D: Pipit Komala Sari
Nomor Seni (Tunggal, Ganda, Regu/TGR)
- Tunggal: Sugianto (putra), Puspa Arum Sari (putri)
- Ganda: Yolla Primadona Jampil/Hendy (putra), Ni Made Dwiyanti/Sang Ayu Ketut Sidan Wilantari (putri)
- Regu: Nunu Nugraha/Asep Yuldan Sani/Anggi Faisal Mubarok (putra), Gina Tri Lestari/Pramudita Yuristya/Lutfi Nurhasanah (putri)
Berita Terkait
-
Performa Menanjak, Dua Pasangan Ganda Putri Ini Masuk Proyeksi Asian Games 2026
-
Atlet Lari Indonesia akan TC ke Kenya sebagai Persiapan Asian Games 2026
-
Hasil SEA Games 2025 jadi Gambaran Menatap Asian Games 2026
-
Sukses di SEA Games 2025, Pengamat Ingatkan Segera Fokus Hadapi Asian Games dan Olimpiade
-
Jangan Puas Runner Up di SEA Games 2025, Masih Ada Asian Games 2026 dan Olimpiade 2028
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
Terkini
-
Daftar Pemain Indonesia di Kejuaraan Asia Beregu 2026, Anthony Ginting Jadi Kapten Tim
-
PBSI Berharap Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Awal Kebangkitan Leo/Bagas
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Banjir Pevoli Asing di Proliga 2026, Kompetisi Makin Kuat atau Alarm Pembinaan Lokal?
-
Juara Thailand Masters, Fadia/Tiwi Masih Punya PR Besar dari Eng Hian
-
Profil Annie Mitchem: Meledak di Proliga 2026, Tembus 118 Poin untuk Gresik Phonska
-
Pertama Kali Juara Super 300, Ubed Ditarget PBSI Tembus Top 15 Ranking BWF Tahun Ini
-
Juara Umum Thailand Masters 2026, PBSI Tegaskan Tahun Ini adalah 'Tahun Prestasi' Menuju Olimpiade
-
Satria Muda Tumbang di Kandang, Coach Djordje Ungkap Faktor Penentu Kemenangan Pelita Jaya
-
Adaptasi Cuaca Ekstrem, Pelari Indonesia Bersinar di Maraton Kelas Dunia