Suara.com - Tim basket putri Indonesia harus mengakui keunggulan Tim Korea pada penyisihan Grup X Asian Games 2018, Rabu (15/8/2018). Bermain di Basket Hall, Senayan, Jakarta, Indonesia tumbang dengan skor telak 40-108.
Dari awal kuarter pertama dimulai, Srikandi Merah Putih kesulitan mengembangkan permainan. Bahkan hingga laga berjalan 5 menit 53 detik, anak asuh Arif Gunarto hanya mampu mencetak 2 angka berbanding 15 milik Korea.
Hingga kuarter pertama berakhir, Indonesia yang mengandalkan Natasha Debby Christsline dalam menyerang, tertinggal cukup jauh 8-25 atas tim gabungan Korea Selatan dan Korea Utara tersebut.
Baca Juga: Eks Juara Dunia F1 : Alonso Tak Layak Disamakan dengan Schumacher
Di kuarter kedua, jalannya pertandingan tak berubah. Indonesia masih kesulitan membongkar pertahanan lawan. Sementara Korea terus membombardir pertahanan Indonesia melalui variasi serangan.
Lemparan tiga angka yang dilancarkan Kang Leeseul, mengubah skor dipertengahan kuarter kedua menjadi 15-37 untuk keunggulan Korea.
Tak mau tinggal diam, Arif Gunarto memasukan tiga pemain, Ivonne Febriani Sinatra, Henny Sutjiono, dan Clarita Antonio, menggantikan Dyah Lestari, Adelaide Callista Wongsohardjo dan Christine Aldora Tjundawan.
Namun, rapatnya pertahanan dan tajamnya serangan Korea, menyulitkan Indonesia untuk keluar dari tekanan. Diakhir kuarter ketiga, margin skor terlihat semakin mencolok, 20-58.
Baca Juga: Jadi MenPAN-RB, Syafruddin Tetap Jabat CdM Indonesia di Asian Games
Di kuarter ketiga, perbedaan level permainan semakin terlihat jelas. Tercatat, tiga penggawa Korea, Kang Leeseul, Park Hyejin dan Ro Suk Yong mampu mencatatkan dua digit poin.
Srikandi Merah Putih sendiri kesulitan dalam hal mencetak angka. Hingga kuarter ketiga tersisa 5 menit 19 detik, tercatat hanya Natasha Debby Christsline, Nathania Claresta Orville dan Henny Sutjiono yang mampu mencetak poin.
Hingga kuarter ketiga berakhir, Indonesia tertinggal sangat jauh. Perolehan poin Korea Bersatu bahkan hampir tiga kali lipat. Priscilla Annabel Karen dan kolega tertinggal 29-79.
Memasuki kuarter terakhir, anak asuh Arif Gunarto bermain lebih tenang. Permainan yang seharusnya mampu ditunjukan sejak kuarter awal, akhirnya mulai terlihat.
Serangan-serangan Indonesia yang diawali forward Adelaide Callista Wongsohardjo, cukup banyak membuahkan hasil.
Baca Juga: Dapat Izin, Bintang NBA Ini Siap Tampil di Asian Games 2018
Berita Terkait
-
Profil Timnas Korea Selatan: Misi Taegeuk Warriors Melangkah Jauh di Piala Dunia 2026
-
Suka Phantom Lawyer? Ini 7 Drama Korea tentang Hantu yang Tak Kalah Seru
-
Drama Korea Karma: Jalinan Dosa, Rahasia, dan Takdir yang Sulit Dihindari
-
5 Rekomendasi Drama Korea Healing dengan Latar Pedesaan, Bikin Hati Adem
-
5 Drama Populer dari IU, Punya Peran Berbeda yang Mengejutkan Penonton!
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Marc Marquez Tertekan! Awal Buruk MotoGP 2026 Bikin Misi Juara Terancam
-
Deklarasi Bali Sepakati Enam Poin Krusial untuk Transformasi SEA Games
-
13 Atlet Panjat Tebing Indonesia Jadikan Seri Wujiang Pemanasan Asian Games
-
Pukau Publik, Pembalap Pertamina Enduro Dilirik Tim Pabrikan MotoGP
-
Erick Thohir Dorong Revolusi SEA Games: Stop Cabor Aneh-aneh, Fokus Olimpiade!
-
Hasil IHTTC 2026: Pembalap Sleman Melaju Kencang, Sayang Kena Sanksi di Sepang
-
China Rengkuh Gelar Ke-12, Kisah Ajaib Prancis di Piala Thomas 2026 Berakhir
-
Korea Selatan Juara Piala Uber 2026, Tumbangkan China 3-1 di Final
-
Kimi Antonelli Juara F1 GP Miami 2026, Hat-trick Kemenangan Beruntun
-
Regenerasi Atlet Panahan! 562 Anak Unjuk Gigi di MilkLife Archery Challenge Kudus