Suara.com - Tim bulu tangkis putri Jepang berhasil meraih medali emas beregu setelah mengalahkan Cina 3-1 di babak final Asian Games 2018 yang digelar di Istora Senayan, Rabu (22/8/2018). Prestasi yang diraih tim putri Jepang di nomor beregu pada Asian Games kali ini lebih baik dibanding hasil Asian Games Incheon 2014 dengan medali perunggu.
Pada partai pertama, tunggal putri Jepang Akane Yamahuchi yang memiliki peringkat dunia lebih tinggi justru harus mengakui keunggulan tunggal Cina Chen Yu Fei dalam dua gim langsung 15-21, 12-21.
Akane yang kini berada di peringkat dua dunia mengatakan tidak dapat menampilkan permainan terbaik saat tampil sebagai pembuka pada nomor beregu putri melawan Chen yang kini berada di peringkat lima dunia.
Jepang yang diunggulkan di tempat pertama mampu menyamakan kedudukan di partai kedua lewat penampilan gemilang pasangan Yuki Fukushima/Sayaka Hirota yang menang 21-12, 21-17 atas pasangan Chen Qing Chen/Jia Yi Fan.
"Sama seperti pertandingan kemarin. Bagaimanapun kondisinya, kami akan berusaha menampilkan permainan terbaik. Apalagi, lawan kami hari ini adalah tim China. Mereka lawan yang berat," kata Fukushima.
Jepang menggandakan keunggulan setelah tunggal kedua mereka Nozomi Okuhara menang atas He Bing Jiao dalam pertandingan tiga gim 21-16, 19-21, 21-15.
Dalam pertandingan yang cukup ketat tersebut, tunggal putri Cina, He, sempat mendapatkan perawatan di bahu kirinya setelah terjatuh saat mengejar bola pengembalian Okuhara pada kedudukan 16-14 di gim kedua untuk keunggulan He. Akan tetapi hal tersebut justru tidak menghalangi He yang bertangan kidal untuk memenangi gim kedua dan memaksa dimainkannya gim penentuan.
Pada gim ketiga, Okuhara yang kini menempati peringkat ke delapan dunia memiliki kesempatan baik untuk memenangi pertandingan lebih cepat saat sudah unggul 17-6. Namun, berkat permainan ulet dan beberapa kesalahan dari Okuhara, He justru bisa menambah delapan poin berturut-turut untuk memperkecil ketinggalan menjadi 14-17.
Hanya saja, Okuhara mampu mengembalikan ritme permainannya untuk memastikan angka kedua bagi tim Jepang di final beregu putri bulu tangkis.
Baca Juga: Richard Muljadi Ditangkap, Vong Kitchen Beroperasi seperti Biasa
Tim putri Jepang memastikan medali emas melalui ganda kedua mereka Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi yang menang dua gim langsung 21-16, 21-11 atas ganda Cina Huang Dong Ping/Zheng Yu. Atas hasil tersebut, tim putri China yang diunggulkan di tempat kedua harus puas meraih perak dan gagal mengulang sukses Asian Games empat tahun lalu saat mereka mampu meraih emas.
Sementara itu, tim putri Indonesia dan Thailand harus puas berada di peringkat ketiga dan menerima medali perunggu. (Antara)
Berita Terkait
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
Tiga Kunci Keberhasilan Para Judo Indonesia Sikat Semua Emas di ASEAN Para Games 2025
-
ASEAN Para Games 2025: Rebut Tujuh Emas, Jendi Pangabean Buktikan Konsistensi dan Dukungan Keluarga
-
ASEAN Para Games 2025: Indonesia Sudah Dapatkan 102 Emas, Masih Akan Bertambah Lagi
-
Target 5 Emas Terpenuhi, Indonesia Bidik Juara Umum Para Bulu Tangkis di ASEAN Para Games 2025
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Debut Pelatih di Thomas Cup 2026, Hendra Setiawan Akui Lebih Pusing Daripada Jadi Pemain
-
Final Four Priloga 2026: Jakarta Lavani Kalahkan Surabaya Samator 3-0
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Sejarah! Jakarta Jadi Tuan Rumah Edisi Perdana Piala Dunia Rallycross
-
Final Four Proliga 2026: LavAni Butuh Kemenangan Atas Bhayangkara untuk Juarai Putaran Kedua
-
Musda Perbasi Jabar Diulang? Epriyanto Kasmuri Bingung, DPP Dituding Bikin Keputusan Janggal
-
Satria Muda Datangkan Dua Pemain Asing Baru, Bidik Juara IBL 2026
-
Ikuti Kejuaraan Internasional, Riders Pushbike Asal Sleman Raih Podium 1 di Thailand
-
Statistik Ngeri Aj Bramah saat Pacific Revans Satya Wacana: Hampir Triple-Double!
-
Misi Cetak Karateka Dunia, PP ASKI Tingkatkan Kualitas Pembinaan hingga Wasit Jelang Kejurnas