Suara.com - Pesilat putri Indonesia, Wewey Wita melaju ke babak semifinal setelah mengalahkan pesilat Thailand, Suda Lueangaphichatkun, pada babak perempat final cabang olahraga pencak silat Asian Games 2018.
Wewey berhasil mengalahkan Suda dengan skor 5-0 di kelas B 50kg-55kg putri yang berlangsung di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Jumat (24/8/2018).
Di babak pertama, saling serang antara kedua pesilat terus dilancarkan, baik pukulan, tendangan, bantingan maupun guntingan. Wewey pun diganjar pengurangan satu poin karena melakukan pelanggaran terhadap Suda. Namun demikian, poin yang diperoleh Wewey dari lima wasit juri masih lebih tinggi dibandingkan Suda, yakni 9-4,13-4,11-2,11-2, dan 7-0.
Di babak kedua, pesilat asal Thailand itu berusaha bangkit dari kekalahan poin diperolehnya di babak pertama. Pertarungan di antara kedua atlet pun berlangsung sengit dan alot hingga poin yang diperoleh kedua atlet pun sangat tipis. Namun demikian, poin Wewey tetap lebih tinggi dibandingkan Suda, yakni 9-6,9-8,10-5,10-5 dan 12-7.
Di babak ketiga, Wewey kembali menguasai lawannya dengan beberapa kali melakukan guntingan dan bantingan, sehingga menyebabkan lawannya terjatuh. Poin yang diperoleh sekali menjatuhkan lawan, tiga poin. Poin yang diperoleh Wewey pin terpaut jauh, yakni 16-3,16-5,17-1,16-1, dan 14-1.
Dengan kemenangan Wewey, saat ini sudah enam pesilat Indonesia yang dipastikan melaju ke babak semifinal. Selain Wewey, lima pesilat Indonesia yang sudah lebih dulu mengantongi tiket semifinal adalah Amri Rusdana, Komang Harik Adi Putra, Pipiet Kamelia, Abdul Malik dan Iqbal Candra Pratama. (Antara)
Berita Terkait
-
Ada Proyek Pipa PAM, Rute Transjakarta 7D TMII-Pancoran Dialihkan ke Kampung Rambutan
-
Malam Tahun Baru di Jakarta, Dishub Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Ancol, Kota Tua, hingga TMII
-
Janji Manis Erick Thohir Usai Pencak Silat Sumbang 4 Emas SEA Games 2025
-
TMII Sambut Nataru dengan Konser Slank dan Ragam Aktivitas Budaya
-
Hasil SEA Games 2025: Pencak Silat Tambah Dua Medali Emas di Hari Terakhir
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Daftar Pemain Indonesia di Kejuaraan Asia Beregu 2026, Anthony Ginting Jadi Kapten Tim
-
PBSI Berharap Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Awal Kebangkitan Leo/Bagas
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Banjir Pevoli Asing di Proliga 2026, Kompetisi Makin Kuat atau Alarm Pembinaan Lokal?
-
Juara Thailand Masters, Fadia/Tiwi Masih Punya PR Besar dari Eng Hian
-
Profil Annie Mitchem: Meledak di Proliga 2026, Tembus 118 Poin untuk Gresik Phonska
-
Pertama Kali Juara Super 300, Ubed Ditarget PBSI Tembus Top 15 Ranking BWF Tahun Ini
-
Juara Umum Thailand Masters 2026, PBSI Tegaskan Tahun Ini adalah 'Tahun Prestasi' Menuju Olimpiade
-
Satria Muda Tumbang di Kandang, Coach Djordje Ungkap Faktor Penentu Kemenangan Pelita Jaya
-
Adaptasi Cuaca Ekstrem, Pelari Indonesia Bersinar di Maraton Kelas Dunia