Sport / Arena
Minggu, 11 November 2018 | 10:33 WIB
Petinju Indonesia, Daud Yordan (kanan), akan menghadapi tantangan dari tuan rumah, Anthony Crolla, dalam duel bertajuk Final Elimination WBA Lighweight Championship di Manchester Arena, Inggris, Sabtu (10/11/2018).

Suara.com - Petinju kebanggaan Kalimantan Barat, Daud Yordan, baru saja menghadapi petinju Inggris, Anthony Crolla, dalam laga WBA Final Eliminator di Inggris, Minggu (11/11/2018) dini hari.

Hasilnya, Daud Yordan dinyatakan kalah dari Anthony Crolla secara unanimous atau penilaian mutlak pada pertandingan tinju 12 ronde kelas ringan dunia di Manchester Arena, Inggris.

Seperti dilansir dari Antara, Daud Yordan yang memegang dua gelar sekaligus, IBO Intercontinental dan WBA Asia, memiliki rekor bertarung 38 kali menang (26 diantaranya dengan KO) dan tiga kali kalah.

"Saya minta doa restu dan dukungan masyarakat Indonesia agar bisa meraih kemenangan dan membawa pulang kemenangan ke Tanah Air," kata petinju kelahiran Sukadana, Kalimantan Barat, saat konferensi pers menjelang pertandingan, Kamis (8/11/2018) waktu setempat di Inggris.

Baik Daud Yordan maupun Anthony Crolla berusia sama, yaitu 31 tahun. Daud Yordan kelahiran 10 Juni 1987, sedangkan calon lawannya kelahiran 16 November 1986. Anthony Crolla memiliki rekor bertarung 33 kali menang (13 diantaranya dengan KO), seri tiga kali, dan kalah enam kali.

Kekalahan ini membuat Daud Yordan gagal menjadi penantang utama juara bertahan kelas ringan WBA yaitu Vasyl Lomachenko dari Ukraina.

Load More