Suara.com - Pelatih Timnas Basket Indonesia, Fictor Gideon Roring menyebut penggawa Pelita Jaya Basketball, Kore White menjadi pemain asing favorit untuk membela Indonesia. Dia pun berharap Kore bisa secepatnya dinaturalisasi.
Seperti diketahui, PERBASI selaku induk cabang olahraga basket Indonesia, tengah mencari pemain asing untuk memperkuat Timnas Indonesia. Itu dilakukan demi memperkuat tim jelang SEA Games 2019 dan FIBA Asia 2021.
Selain Kore White, pemain yang tampil apik di CLS Knight musim lalu, Brian Williams, juga disebut-sebut jadi kandidat pemain asing yang diproyeksikan untuk membela tim Merah Putih.
"Kore White seharusnya lebih mudah untuk dinaturalisasi. Karena dia kan main di sini (Indonesia Basketball League/IBL). Tapi saya belum tahu proses lanjutannya bagaimana," kata Ito, sapaan akrab Fictor Roring, saat dihubungi Suara.com, Jumat (16/11/2018).
Selain melihat akses dan kedekatan pemain asing dengan atmosfer liga bola basket Indonesia, Ito juga menyebut usia dan kondisi fisik menjadi faktor lain dalam memilih kandidat pebasket asing untuk dinaturalisasi.
Kore White sendiri secara usia lebih muda dari Brian Williams, yakni 28 berbanding 31 tahun. Namun, secara postur tubuh, Brian Williams jauh lebih tinggi dari Kore, yakni 207 berbanding 203 cm.
"Secara pribadi karena saya lebih sering bekerja dengan Kore White, ya pasti saya lebih memilih dia (sebagai pemain naturalisasi). Untuk Brian Williams kan belum sempat kita kerja sama," ujar Ito yang juga menjabat direktur teknik Pelita Jaya.
Kore White memang tak asing dengan seragam Timnas Indonesia. Saat Arki Dikania Wisnu dan kolega berlaga di turnamen Williams Jones Cup 2018 di Taiwan, Kore ikut membela Indonesia dengan status sebagai pemain asing.
Ito berharap proses naturalisasi penggawa asing bisa segera dipercepat. Menurut Ito, semakin cepat seorang pemain bergabung ke Timnas Indonesia, maka akan semakin mudah proses adaptasi dilakukan.
Baca Juga: Hong Kong Open 2018 : Jonatan Christie Ditekuk Juara Dunia
"Itu kan keputusan PERBASI, kalau saya di timnas sebagai pelatih maunya secepat mungkin, sebagus mungkin. Bukan hanya sekarang, tapi di Asian Games 2018 kemarin kalau bisa kita sudah naturalisasi, dapat yang besar dan jago. Tapi sayangnya kita enggak dapat," tukasnya.
Jika Kore White benar-benar berubah status menjadi warga negara Indonesia, persaingan memperebutkan satu slot pemain naturalisai dalam Timnas Indonesia dinilai bisa semakin sehat.
Jamarr Andre Johnson yang saat ini menjadi satu-satunya pemain naturalisasi di tim, akan mendapat pesaing yang sepadan. Sehingga mau tak mau harus meningkatkan kemampuan demi mengamankan posisi di Timnas Indonesia.
Tag
Berita Terkait
-
Janji Eksel Runtukahu Apabila Dapat Panggilan Timnas Indonesia
-
Menanti Debut Tim Geypens di Timnas: Terganjal Polemik Paspor atau Kalah Saing dari Calvin Verdonk?
-
Pelatih Malaysia Ketar-ketir, Akui Kekuatan Timnas Indonesia U-17 Setara Vietnam
-
Satria Muda Cuci Gudang! Dua Pemain Asing Didepak di Tengah Musim
-
Statistik Impresif Pemain Incaran Timnas Indonesia Saat Bantu Klubnya Tumbangkan Man United
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Satria Muda Cuci Gudang! Dua Pemain Asing Didepak di Tengah Musim
-
Hapus VIP, Harga Tiket Indonesia Open 2026 Diklaim Merakyat, Termurah Rp40 Ribu
-
Bidik Predikat Terbaik Dunia, Indonesia Open 2026 Gabungkan Kecanggihan Teknologi dan Sport
-
Gerry Salim Harumkan Nama Indonesia, Raih Podium Kedua di ARRC Sepang 2026
-
Puji Dampak IBL All-Star 2026, Ditjen Imigrasi Bentuk Tim Permudah Masuknya Pemain Asing
-
Pertamina Enduro Selangkah ke Grand Final Proliga 2026 Usai Tundukkan Electric PLN 3-2
-
Jakarta Bhayangkara Presisi Tumbangkan Samator 3-0, Persaingan Final Proliga 2026 Makin Ketat
-
Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
-
AVC Cup 2026: Timnas Voli Putra Indonesia Masuk Grup Neraka, Ada Thailand hingga Korea
-
Kisah Haru Prabowo di Munas IPSI, 34 Tahun Mengabdi Kembangkan Pencak Silat