Suara.com - Penampilan impresif ditunjukkan Franco Morbidelli pada tes perdananya bersama Petronas Yamaha SRT. Dia menjadi pebalap tercepat keenam pada tes pramusim MotoGP 2019 di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Selasa (21/11/2018).
Seperti diketahui, juara dunia Moto2 2017 ini memutuskan pindah ke Yamaha setelah musim lalu memperkuat tim satelit Honda, EG 0,0 Marc VDS.
Dari seluruh pebalap yang berganti tim pada MotoGP 2019, Morbidelli mencatatkan waktu yang paling baik. Rider Italia itu membukukan waktu 1 menit 32,085 detik.
Dia terpaut 0,669 detik dari pebalap pabrikan Yamaha, Maverick Vinales, yang keluar sebagai yang tercepat pada tes hari pertama di Valencia.
Usai tes, Morbidelli mengatakan, motor Yamaha YZR-M1 lebih mudah dikendarai oleh pebalap dibanding Honda RC213V yang digunakannya musim lalu bersama tim EG 0,0 Marc VDS.
"Tentu saja ada beberapa aspek positif dan negatif. Dari apa yang segera saya sadari adalah motor Yamaha jauh lebih bersahabat untuk pebalap," ujar Morbidelli, dikutip dari Crash, Rabu (21/11/2018).
"Anda bisa memahami (motor Yamaha) dengan lebih cepat, sedangkan yang lainnya lebih sukar. Tapi, baik motor Yamaha maupun Honda sama-sama luar biasa," Morbidelli menambahkan.
"Tentu saja saya senang mengetahui hasil tersebut, tapi ini tidak terlalu berpengaruh karena ini hanya tes," pungkas Morbidelli.
Baca Juga: Daftar Sementara Peserta MotoGP 2019, Ada Pebalap Indonesia
Berita Terkait
-
Rincian Biaya Full Tank 7 Skutik Honda di Kala Pertamax Meroket, Paling Murah Rp60 Ribuan
-
Keamanan Konsumen Terancam Honda Tarik Satu Juta Unit Kendaraan Karena Masalah Serius
-
Menguji Iritnya Honda PCX 160 RoadSync dalam Touring ke Rancabali
-
Strategi Yamaha Banjir Promo di Jakarta Fair 2026 Redam Dominasi Pesaing
-
Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Ala MotoGP Rilis di Jakarta Fair 2026
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Polytron Indonesia Open 2026: Kembalinya Demam Bulu Tangkis dan Inovasi yang Tak Pernah Habis
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
AQUA dan DBL Bersatu, Dukung Generasi Muda Tetap Prima di Lapangan
-
ASC Padel Team Resmi Dibentuk, Datangkan Pelatih Asal Spanyol Hingga Bidik Panggung Dunia
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026
-
Singkirkan Justin Hoh, Ubed Penuhi Target Lolos ke Semifinal Australian Open 2026
-
Buka Peluang ke World Marathon Majors, Pancasakti Run 2026 akan Dihadiri Ahok hingga Sandiaga Uno
-
Faktor Kenyamanan Bantu Alwi Farhan Melaju ke Semifinal Australian Open 2026
-
Rehan/Gloria Akui Kurang Sabar saat Tersingkir di Perempat Final Australian Open 2026
-
Tersingkir di Australian Open 2026, Leo/Daniel Jadikan Kekalahan dari Liang/Wang Tolok Ukur