Suara.com - Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie bertekad menjadi pemain legenda. Ia ingin seperti para seniornya dari Perkumpulan Bulutangkis (PB) Tangkas yang terlebih dahulu mencatatkan banyak prestasi di kancah internasional.
"Semua atlet pasti ingin terus berprestasi. Begitu juga dengan saya. Saya memang ingin menjadi legenda seperti mereka," kata atlet yang akrab disapa Jojo seperti dilansir Antara, Kamis (29/11/2018) malam.
Jojo adalah salah satu andalan PB Tangkas yang saat ini berada di pemusatan latihan di Cipayung. Bahkan, pebulutangkis berusia 21 tahun ini menjadi andalan Indonesia pada berbagai kejuaraan internasional. Prestasi yang diraihpun terus mengalami peningkatan.
Setelah meraih emas pada SEA Games 2017 di Malaysia, Jojo juga merebut medali emas pada Asian Games 2018 di Jakarta dan menjadi pebulutangkis ke-10 PB Tangkas mampu menjadi yang terbaik pada kejuaraan empat tahunan itu. Sebelumnya yang sukses meraih emas adalah pasangan Ricky Soebagdja/Rexy Mainaky di Bangkok, 1998.
Pebulutangkis yang punya banyak pendukung perempuan ini mengaku terus melakukan latihan untuk menutupi kekurangan selama 2018. Apalagi dirinya tidak menebus BWF World Tour Finals 2018 di Tianhe, Guangzhou, China 12 hingga 16 Desember Tianhe.
"Dengan tidak turun di BWF World Tour Finals, saya banyak waktu untuk memperbaiki diri sebelum menghadapi banyak kejuaraan tahun depan," lanjut Jojo di sela peringatan ke-67 tahun PB Tangkas Intiland
Pada musim tanding 2019, Jojo mengaku akan selektif memilih lokasi pertandingan. Hal tersebut dilakukan agar tidak muncul permasalahan dikemudian hari. Selain itu, apa yang dilakukan agar bisa mengumpulkan banyak poin untuk turun di BWF World Tour Finals 2018 di Tianhe, Guangzhou, China.
Dengan prestasi yang diraih saat ini, Jojo mengaku akan setia dengan tim yang saat ini dibela. Informasi yang berkembang, Jojo memang akan direkrut oleh salah satu tim besar yang ada di Indonesia.
"Hingga saat ini saya tidak berfikir untuk pindah tim. Saya tetap loyal dengan PB Tangkas. Yang jelas saya akan terus berusaha meraih hasil terbaik," pungkas Jojo.
Baca Juga: Manchester United Perpanjang Kontrak David De Gea
Berikut prestasi besar PB Tangkas Intiland:
4 (Empat) Medali Olimpiade
1. Medali emas Olimpiade Atlanta 1996 - Ricky Soebagdja/Rexy Mainaky
2. Medali perak Olimpiade Sydney 2000 - Hendrawan
3. Medali perak Olimpiade Beijing 2008 - Nova Widianto/Liliyana Natsir
4. Medali perunggu Olimpiade Barcelona 1992 - Hermawan Susanto B.
10 (Sepuluh) Gelar Juara Dunia
1. 1980 Jakarta - Ade Chandra (ganda putra bersama Christian Hadinata)
2. 1980 Jakarta - Verawaty Fadjrin (tunggal putri)
3. 1983 Kopenhagen - Icuk Sugiarto (tunggal putra)
4. 1993 Birmingham - Joko Suprianto (tunggal putra)
5. 1993 Birmingham - Ricky Soebagdja (ganda putra bersama Gunawan)
6. 1995 Lausanne - Ricky Soebagdja/Rexy Mainaky (ganda putra)
7. 2001 Sevilla - Hendrawan (tunggal putra)
8. 2005 Anaheim, AS - Nova Widianto/Liliyana Natsir (ganda campuran)
9. 2007 Kuala Lumpur - Nova Widianto/Liliyana Natsir (ganda campuran)
10. 2013 Guangzhou - Liliyana Natsir (ganda campuran bersama Tontowi Ahmad)
9 (Sembilan) Juara All England
1. 1972 - Ade Chandra (ganda putra bersama Christian Hadinata)
2. 1973 - Ade Chandra (ganda putra bersama Christian Hadinata)
3. 1979 - Verawaty Fadjrin (ganda putri bersama Imelda Wigoena)
4. 1995 - Ricky Soebagdja/Rexy Mainaky (ganda putra)
5. 1996 - Ricky Soebagdja/Rexy Mainaky (ganda putra)
6. 2012 - Liliyana Natsir (ganda campuran bersama Tontowi Ahmad)
7. 2013 - Liliyana Natsir (ganda campuran bersama Tontowi Ahmad)
8. 2017 - Marcus Fernaldi Gideon (ganda putra bersama Kevin Sanjaya Sukamuljo)
9. 2018 - Marcus Fernaldi Gideon (ganda putra bersama Kevin Sanjaya Sukamuljo)
10 (Sepuluh) Medali Emas Asian Games
1. 1974 Teheran - Regina Masli (ganda campuran bersama Christian Hadinata)
2. 1978 Bangkok - Ade Chandra (beregu putra)
3. 1978 Bangkok - Ade Chandra (ganda putra bersama Christian Hadinata)
4. 1978 Bangkok - Verawaty Fadjrin (ganda putri bersama Imelda Wigoena)
5. 1982 New Delhi - Icuk Sugiarto (ganda putra bersama Christian Hadinata)
6. 1994 Hiroshima - Ricky Soebagdja/Rexy Mainaky (beregu putra)
7. 1994 Hiroshima - Ricky Soebagdja/Rexy Mainaky (ganda putra)
8. 1998 Bangkok - Ricky Soebagdja/Rexy Mainaky (beregu putra)
9. 1998 Bangkok - Ricky Soebagdja/Rexy Mainaky (ganda putra)
10. 2018 Jakarta - Jonatan Christie (tunggal putra).
Berita Terkait
-
Jonatan Christie: Indonesia Open Ini Salah Satu Wishlist Saya
-
Jonatan Christie Optimistis Indonesia Lolos Fase Grup Thomas Cup 2026
-
Sudah Unggul 20 Poin, Jonatan Christie Akui Momen Krusial Jadi Penentu Kekalahan
-
BAC 2026: Jonatan Christie ke Perempat Final, Akui Sempat Buta Kekuatan Lawan
-
Daftar Wakil Indonesia di Badminton Asia Championships 2026, Ada Dua Debutan
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Debut Pelatih di Thomas Cup 2026, Hendra Setiawan Akui Lebih Pusing Daripada Jadi Pemain
-
Final Four Priloga 2026: Jakarta Lavani Kalahkan Surabaya Samator 3-0
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Sejarah! Jakarta Jadi Tuan Rumah Edisi Perdana Piala Dunia Rallycross
-
Final Four Proliga 2026: LavAni Butuh Kemenangan Atas Bhayangkara untuk Juarai Putaran Kedua
-
Musda Perbasi Jabar Diulang? Epriyanto Kasmuri Bingung, DPP Dituding Bikin Keputusan Janggal
-
Satria Muda Datangkan Dua Pemain Asing Baru, Bidik Juara IBL 2026
-
Ikuti Kejuaraan Internasional, Riders Pushbike Asal Sleman Raih Podium 1 di Thailand
-
Statistik Ngeri Aj Bramah saat Pacific Revans Satya Wacana: Hampir Triple-Double!
-
Misi Cetak Karateka Dunia, PP ASKI Tingkatkan Kualitas Pembinaan hingga Wasit Jelang Kejurnas