Suara.com - Persiapan matang terus dilakukan pasangan ganda putra andalan Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, jelang turun di BWF World Tour Finals 2018, pekan depan.
Hal itu disampaikan Kepala Pelatih Ganda Putra PBSI, Herry Iman Pierngadi, saat ditemui usai melaksanakan sesi latihan di pelatnas bulutangkis di Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (4/12/2018).
Herry mengatakan, selepas turnamen Hong Kong Open 2018, 13-18 November lalu, Kevin/Marcus praktis tak memiliki jadwal pertandingan internasional.
Jeda itu dimanfaatkan pelatih 56 tahun itu untuk fokus membagi program latihan.
Minggu pertama Kevin/Marcus diberikan program pemulihan kondisi. Sisanya mereka digeber uji tanding dengan rekan sepelatnas.
"Minggu pertama saya gunakan untuk pemulihan kondisi fisik. Nah ini kan sudah masuk ke minggu kedua, kita sudah masuk ke pola main. Jadi lebih banyak ke uji tanding," papar Herry.
"Jadi arahnya ke sana, ke game. Karena dari hari ini, tinggal sisa 4 kali latihan lagi sampai mereka berangkat (ke BWF World Tour Finals 2018) pada hari Minggu (9/12/2018)," sambungnya.
Selain Kevin/Marcus, Indonesia juga meloloskan satu wakil dari sektor ganda putra lainnya ke BWF World Tour Finals 2018, yakni Hendra Setiwan/Mohammad Ahsan.
Pola latihan bagi pasangan yang dijuluki The Daddies tersebut, diungkapkan Herry, tak jauh berbeda dengan Kevin/Marcus.
Baca Juga: Lewis Hamilton Terima Tantangan Valentino Rossi
"Ya hampir sama, jaga kondisi saja. Tapi memang ada sedikit perbedaan, mereka kan lebih senior, usianya juga lebih senior (tua). Jadi dari kecepatan dan power-nya lebih menurun sedikit. Namun tidak terlalu signifikan perbedaan latihannya," tukas pelatih berjuluk Naga Api tersebut.
Turnamen BWF World Tour Finals 2018 akan dilangsungkan di Tianhe Gymnasium, Guangzhou, Cina, pada 12-16 Desember mendatang.
Tag
Berita Terkait
-
Sentuhan Dingin Marcus Gideon Bawa Atletnya ke Pelatnas PBSI, Biaya Latihan Mandiri Langsung Diganti
-
Juara Umum! Indonesia Borong 4 Gelar di Thailand Masters 2026
-
Jejak Abadi Rudy Hartono hingga Tontowi Ahmad, Legenda Indonesia Isi Museum Bulu Tangkis Dunia BWF
-
Mundur dari Indonesia Masters 2026, Jonatan Christie Pilih Jaga Kondisi
-
Final Perdana Jonatan Christie di 2026: Harapan Gelar Super 750 di India
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
Terkini
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya