Sport / Raket
Rabu, 12 Desember 2018 | 11:52 WIB
Pasangan ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, melaju ke babak kedua Jepang Open 2018 setelah menang atas wakil tuan rumah, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe, dengan skor 21-17, 20-22 dan 21-17, Rabu (12/9). [Humas PBSI]

Suara.com - Start buruk dialami pasangan ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan. Mereka gagal meraih poin di laga perdana penyisihan Grup B BWF World Tour Finals 2018, Rabu (12/12/2018).

Menghadapi pasangan Jepang, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe, Hendra/Ahsan tak mampu mengembangkan permainan. Hasilnya, mereka kalah telak 4-21 dan 18-21 di Tianhe Gymnasium, Guangzhou, Cina.

Sejak game pertama berlangsung, Hendra/Ahsan langsung mendapat tekanan hebat dari ganda putra ranking delapan dunia tersebut hingga tertinggal jauh 4-9.

Bahkan, selepas interval, empat poin yang dicatatkan Hendra/Ahsan tak lagi berubah. Sejak kedudukan 4-9, Hiroyuki/Yuta berhasil mencatatkan 12 poin beruntun hingga mengunci game pertama dengan skor 4-21.

Memasuki game kedua, Hendra/Ahsan mulai bisa mengembangkan permainan. Pasangan juara dunia 2013 dan 2015 itu mampu unggul jauh 11-7 saat jeda interval.

Namun, kesalahan demi kesalahan mulai ditunjukan The Daddies—julukan Hendra/Ahsan. Akibatnya, Hiroyuki/Yuta mampu berbalik unggul menjadi 11-12.

Hendra/Ahsan memang mampu kembali memperlebar jarak setelah mencatatkan empat poin beruntun hingga skor berubah 15-12.

Tapi, selepas itu mereka terlihat lengah hingga kalah dengan skor 18-21.

Kekalahan ini membuat Hendra/Ahsan belum mengumpulkan poin di Grup B BWF World Tour Finals 2018.

Baca Juga: Ingin Balapan hingga Usia 40, Lorenzo Tak Mau Kalah dari Rossi?

Mereka masih punya dua pertandingan sisa menghadapi dua ganda Cina Taipei, Chen Hung-Ling/Wang Chi-Lin dan Liao Min Chun/Su Ching Heng.

Hendra/Ahsan akan menghadapi Chen/Wang besok, Kamis (13/12/2018). Mereka wajib menang untuk menjaga harapan lolos ke semifinal BWF World Tour Finals 2018.

Load More