Suara.com - Pil pahit harus ditelan pasangan ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan. Mereka takluk di laga perdana babak penyisihan Grup B BWF World Tour Finals 2018, Rabu (12/12/2018).
Hendra/Ahsan tak mampu tampil maksimal menghadapi wakil Jepang, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe. Pasangan berjuluk The Daddies itu takluk dua game langsung dengan skor 4-21 dan 18-21.
Meski begitu, pasangan juara dunia 2013 dan 2015 ini menegaskan belum akan melempar handuk.
Hendra/Ahsan mengakui tampil mengecewakan mengecewakan. Mereka gagal menembus pertahanan rapat ganda putra ranking delapan dunia tersebut.
"Mungkin hari ini kami mainnya enggak keluar banget. Pertahanan lawan rapat, saat diserang balik, kami enggak siap," ujar Hendra dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Rabu (12/12/2018).
"Di game kedua saat memimpin, lawan mengubah permainan kami yang awalnya banyak adu drive," imbuhnya.
Selain faktor kesiapan, Ahsan menyebut fisik mereka tidak dalam kondisi prima.
Namun terlepas hal itu, dirinya mengakui Hiroyuki/Yuta bermain lebih baik dan pantas memenangkan pertandingan.
"Kondisi angin di lapangan tidak masalah, kondisi badan yang kurang bagus, kurang in. Soal cuaca yang dingin ya harusnya bisa dihadapi, bukan jadi alasan," ujar Ahsan.
Baca Juga: BWF World Tour Finals: Tergabung di Grup 'Neraka', Ini Kata Hafiz / Gloria
Meski gagal meraih poin di laga perdana BWF World Tour Finals 2018, Ahsan menyebut peluang mereka untuk lolos ke fase berikutnya masih terbuka lebar.
Dirinya dan Hendra harus fokus di dua pertandingan sisa babak penyisihan Grup B.
"Penyisihan grup belum selesai, kami masih punya peluang, pokoknya harus berusaha dulu," tukas Ahsan.
Di dua pertandingan sisa, Hendra/Ahsan akan menghadapi dua ganda Cina Taipei, Chen Hung-Ling/Wang Chi-Lin dan Liao Min Chun/Su Ching Heng.
Untuk dapat lolos ke babak semifinal BWF World Tour Finals 2018, Hendra/Ahsan wajib memenangi dua laga sisa tersebut.
Berita Terkait
-
Debut Pelatih di Thomas Cup 2026, Hendra Setiawan Akui Lebih Pusing Daripada Jadi Pemain
-
Jejak Abadi Rudy Hartono hingga Tontowi Ahmad, Legenda Indonesia Isi Museum Bulu Tangkis Dunia BWF
-
Alwi Farhan Jadikan Malaysia Open 2026 Titik Awal Perburuan Tiket BWF World Tour Finals
-
An Se-young Semringah Juarai BWF World Tour Finals, Gelar Juara ke-11 Sepanjang 2025
-
Lagi, An Se-young Juara BWF World Tour Finals 2025
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
DBL Resmi Luncurkan Super Teacher, Benahi Manajemen Talenta Basket Pelajar
-
Antisipasi Format Baru BWF, Audisi Umum PB Djarum 2026 Cari Atlet Agresif dan Tangguh dari Luar Jawa
-
Sergio Veloso Resmi Latih Timnas Voli Putra Indonesia di AVC Mens Cup 2026
-
Lebih dari Sekadar Pace, Urban Crawl 5K Tantang Pelari Hadapi Gang Sempit hingga Tanjakan Jakarta
-
Saksikan Gelaran Perdana: Kejuaraan Berkuda IHR Piala Raja Mangkunegaran, Kings Cup Series
-
Janice Tjen Tersingkir di Babak Pertama WTA 1000 Roma
-
Marc Marquez Tertekan! Awal Buruk MotoGP 2026 Bikin Misi Juara Terancam
-
Deklarasi Bali Sepakati Enam Poin Krusial untuk Transformasi SEA Games
-
13 Atlet Panjat Tebing Indonesia Jadikan Seri Wujiang Pemanasan Asian Games
-
Pukau Publik, Pembalap Pertamina Enduro Dilirik Tim Pabrikan MotoGP