Suara.com - Pelatih Timnas Basket Indonesia, Fictor Roring membenarkan pihaknya salah memahami aturan terkait penggunaan pemain naturalisasi di Asian Games 2018. Jika paham lebih awal, Fictor yakin Timnas Indonesia bisa melangkah lebih jauh.
Menurut Fictor, Asian Games 2018 yang dinaungi Komite Olimpiade Internasional (IOC) ternyata memiliki peraturan berbeda dari Federasi Basket Internasional (FIBA), terkait penggunaan pemain naturalisasi.
Jika di FIBA setiap negara hanya boleh menggunakan satu pemain naturalisasi. IOC justru memiliki kebijakan lebih longgar.
Dalam aturan IOC, setiap negara bisa membawa lebih dari satu pemain naturalisasi di Asian Games 2018.
"Ternyata saya baru tahu kasus di Asian Games 2018 kemarin itu di bawah IOC, jadi bukan di bawah FIBA," ujar Fictor Roring di Wisma Kemenpora, Jakarta, Kamis (20/12/2018).
"Sehingga, aturan IOC itu boleh memainkan lebih dari satu pemain naturalisasi. Kita bisa lihat Filipina ternyata bawa banyak pemain naturalisasi," imbuhnya.
Kesalahpahaman itu disebut itu cukup merugikan bagi Indonesia, terlepas pada akhirnya Timnas Basket Indonesia mampu mencapai target dengan lolos ke babak delapan besar.
Menurutnya, jika Timnas Indonesia dari awal mengetahui hal itu, pencapaian Andakara Prastawa dan kawan-kawan diyakininya bisa jauh lebih baik dari sekedar delapan besar.
"Andai tahu dari awal, kita bisa pakai Biboy (Ebrahim Enguio Lopez). Kita ternyata punya kesempatan untuk pakai pemain naturalisasi yang lain," ujar pelatih yang akrab disapa Ito.
Baca Juga: Doohan: Pakai Motor Apapun Marquez Tetap Bisa Juara
"Kalau saja kita dapat salah satu pemain big man (naturalisasi), saya yakin kita bisa bersaing," tukas Fictor Roring.
Di Asian Games 2018, Timnas basket Indonesia lolos ke babak delapan besar sebelum takluk dari Cina dengan skor 63-98.
Tag
Berita Terkait
-
Bongkar Taktik Agresif Kurniawan Saat Timnas Indonesia U-17 Bantai Timor Leste
-
Klasemen Grup A Piala AFF U-17 2026: Indonesia dan Vietnam Memimpin
-
FIFA Godok Playoff Tambahan Piala Dunia 2026, Peluang Timnas Indonesia Bakal Ikut?
-
Legenda Timnas Indonesia Puji Gol Akrobatik Pemain Garuda Muda ke Gawang Timor Leste
-
Bantai Timor Leste 4-0, Kurniawan Dwi Yulianto Soroti Kelemahan Timnas Indonesia U-17
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Gerry Salim Harumkan Nama Indonesia, Raih Podium Kedua di ARRC Sepang 2026
-
Puji Dampak IBL All-Star 2026, Ditjen Imigrasi Bentuk Tim Permudah Masuknya Pemain Asing
-
Pertamina Enduro Selangkah ke Grand Final Proliga 2026 Usai Tundukkan Electric PLN 3-2
-
Jakarta Bhayangkara Presisi Tumbangkan Samator 3-0, Persaingan Final Proliga 2026 Makin Ketat
-
Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
-
AVC Cup 2026: Timnas Voli Putra Indonesia Masuk Grup Neraka, Ada Thailand hingga Korea
-
Kisah Haru Prabowo di Munas IPSI, 34 Tahun Mengabdi Kembangkan Pencak Silat
-
IBL 2026: Pelita Jaya Resmi Datangkan Perrin Buford, Top Skorer Liga Jepang
-
Resmi Berstandar Dunia, Mangkunegaran Run 2026 Bakal Guncang Solo
-
Fajar/Fikri Tersingkir di Semifinal, Indonesia Tanpa Wakil di Final BAC 2026