Sport / Raket
Selasa, 01 Januari 2019 | 13:28 WIB
Pasangan bulutangkis asal Malaysia, Goh V Shem/Tan Wee Kiong. [Sonny Tumbelaka/AFP ]

Suara.com - Kabar kurang sedap kembali datang dari dunia bulutangkis Malaysia. Satu lagi pasangan bulutangkis Negeri Jiran memutuskan hengkang dari tim nasional, yakni ganda putra Goh V Shem / Tan Wee Kiong.

Goh / Tan adalah ganda putra yang sempat menjadi rival Kevin Sanjaya Sukamuljo / Marcus Fernaldi Gideon di beberapa turnamen bulutangkis sepanjang 2018.

Bahkan, hubungan kedua pasangan itu bisa dibilang tak akur. Paling diingat adalah ketika Kevin / Marcus adu cekcok dengan Goh / Tan di Thomas Cup 2018 Mei Lalu.

Goh / Tan sendiri dikabarkan memutuskan hengkang dari pelatnas karena merasa sudah tak berada di level permainan terbaik. Keduanya mengamini telah mengalami penurunan performa dalam beberapa tahun terakhir.

Pasangan ganda putra peringkat 14 dunia itu menyusul ganda campuran Malaysia, Chan Peng Soon / Goh Liu Ying yang dua minggu lalu juga memutuskan berkiprah di jalur profesional.

Keputusan Goh / Tan hengkang dari pelatnas bulutangkis Malaysia hari ini, Selasa (1/1/2019), sebenarnya bukan kejutan. Sebab, dalam beberapa kesempatan, Tan Wee Kiong sempat memberi isyarat ingin menjadi pebulutangkis independen atau non-pelatnas.

BAM selaku asosisasi bulutangkis Malaysia, pada akhirnya menyetujui keputusan mantan ganda putra peringkat satu dunia itu. Mulai 5 Januari 2019, Goh / Tan akan resmi hengkang dari pelatnas.

"Setelah pertimbangan yang cermat dan diskusi dengan para petinggi, BAM (Asosisasi Bulutangkis Malaysia) telah mencapai keputusan dan menerima pengunduran diri yang diajukan oleh pasangan ganda putra Goh V Shem / Tan Wee Kiong," ujar pernyataan BAM dilansir The Star, Selasa (1/1/2019).

"BAM mendoakan agar mantan ganda putra ranking satu dunia itu bisa memulai dengan baik fase lanjutan dalam karir mereka," tulisnya lagi.

Baca Juga: Resolusi 2019: Indonesia Ingin Kuasai Sektor Ganda Putra Dunia

Goh V Shem / Tan Wee Kiong merupakan salah satu ganda putra paling bersinar yang dimiliki Malaysia. Dalam 17 tahun kiprahnya di pelatnas, keduanya telah mempersembahkan banyak prestasi termasuk medali perak Olimpiade 2016 Rio de Janeiro, Brasil.

Namun, performa Goh / Tan dalam beberapa tahun terakhir mengalami penurunan. Bahkan di 2018, ganda putra ranking 14 dunia itu tak sekalipun meraih gelar juara. Capaian terbaik mereka hanyalah runner-up Malaysia Masters 2018.

Load More