Suara.com - Harapan besar disematkan Freddie Roach terhadap Manny Pacquiao. Dia berharap petinjunya itu mendapat kesempatan tarung ulang melawan Floyd Mayweather Jr. setelah berduel dengan Adrien Broner.
Duel Pacquiao vs Broner akan berlangsung di MGM Grand Garden Arena, Nevada, Amerika Serikat, 19 Januari mendatang.
Dalam pertarungan kejuaraan tinju dunia ini, Pacquiao akan mencoba mempertahankan sabuk juara dunia kelas welter WBA untuk pertama kalinya.
Roach mengungkapkan pemenang antara duel Pacquiao melawan Broner layak mendapat kesempatan melawan Mayweather.
"Mayweather telah bicara buruk tentang Pacquiao. Saya rasa pemenang duel Pacquiao vs Broner pantas mendapat peluang melawan Mayweather," ujar Roach, dikutip dari The Sun, Senin (7/1/2019).
"Saya harap itu bisa terjadi (Pacquiao tarung ulang dengan Mayweather). Saya amat sangat menantikannya, karena saya sangat kecewa dengan duel pertama (Pacquiao) melawan Mayweather," tutur Roach yang telah menjadi pelatih Pacquiao sejak 2001.
Duel pertama antara Pacquiao vs Mayweather berlangsung pada 2 Mei 2015 silam di MGM Grand Garden Arena. Kala itu, Mayweather dinyatakan menang angka mutlak (unanimous decision).
Roach sendiri menyebut saat itu Pacquiao tidak dalam kondisi 100 persen fit. Untuk itu, dia sangat berharap Mayweather berani menerima tantangan tarung ulang dengan Pacquiao.
"Dalam duel yang lalu, Pacquiao memberitahu saya tidak bisa menggerakkan lengannya di ronde keempat. Saya memintanya untuk tidak menyakiti diri sendiri, mengalir saja," kata Roach.
Baca Juga: Vinales Ubah Nomor Motor, Marquez Siap Ikut-ikutan, Asal...
"Saya sebenarnya ingin dia menjalani operasi sebelum duel, jadi dia tidak akan cedera saat pertarungan berlangsung. Namun, akhirnya seperti itu," tukas Roach.
Floyd Mayweather Jr. sendiri telah bolak-balik pensiun. Terakhir kali dia naik ring pada perayaan Malam Tahun Baru 2019, Senin (31/12/2018), di Saitama, Jepang.
Saat itu, dia melakoni laga tinju ekshibisi melawan atlet mix martial arts (MMA) asal Jepang, Tenshin Nasukawa.
Dalam duel yang dijadwalkan berlangsung 3 ronde tersebut, Mayweather menang TKO di ronde pertama.
Duel ini banyak mendapat respon negatif di media sosial. Tak terkecuali dari mantan rival Mayweather yang juga anggota legislatif Filipina, Manny Pacquiao.
Lewat akun Twitter pribadinya, Pacquiao secara tersirat mencibir Mayweather yang menghadapi lawan yang tidak sepadan untuknya.
Tag
Berita Terkait
-
Sabuk WBC Silver International Menanti: Carlos Mena Siap Patahkan Rekor Sempurna Andrei Dascalu
-
9 Tahun Gantung Sarung Tinju, Floyd Mayweather: I'll be Back!
-
Brutal! Vartan Arutyunyan Rebut Gelar Juara Dunia Interim WBA usai Pukul TKO Yunovidov
-
Visi Ardi Bakrie di Satu Dekade One Pride MMA, Bangun Jenjang Karier Atlet Berstandar Internasional
-
Review Film Warrior (2011): Drama Keluarga Mengharukan di Balik Ring MMA
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati