Suara.com - Pebalap sepeda putri Indonesia, Ayustina Delia Priyatna gagal meraih medali saat turun di nomor point race Asian Track Championship (ATC) 2019, Rabu (9/1/2019).
Bertanding di Jakarta Internasional Velodrome (VIJ), Rawamangun, Jakarta Timur, Ayustina harus puas finis di posisi keenam. Dirinya hanya mampu mengumpulkan empat poin dari delapan sprint number (10 lap/sprint).
Medali emas sendiri diraih pebalap sepeda putri asal Uzbekistan, Olga Zabelinskaya, mengalahkan wakil Cina Taipei, Huang Ting Ying dan Zhang Ying (Cina).
Olga berhasil meraih peringkat pertama usai mengumpulkan 70 poin. Sementara Huang dan Zhang harus puas jadi runner up dan posisi ketiga setelah hanya meraup masing-masing 22 dan 15 poin.
Ayu --sapaan akrab Ayustina-- mengaku kurang puas dengan hasil yang diraihnya hari ini. Meskipun, nomor point race bukanlah target utama baginya di ATC 2019 ini.
"Taktiknya sebenarnya target di nomor ini tidak ada, main rileks saja, dan ingin menjajal saja latihan sejak November," kata Ayu usai laga di Jakarta Internasional Velodrome (VIJ), Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (9/1/2019).
Meski gagal merengkuh medali, Ayu mengaku ada sedikit kepuasan yang didapatkannya dari hasil point race tadi. Pasalnya, atlet 20 tahun itu berhasil mengangkangi rival-rival asal Asia Tenggara.
"Teman-teman yang tidak pernah aku lewati (posisinya) yakni Singapura (Yiwei Luo), Thailand (Jutatip Maneephan), tapi kedua negara itu saya berhasi lewati," ujar Ayu.
"Sata tidak menyangka bisa melawan dan mengikuti permainan mereka. Tapi di kejuaraan ini saya masih tetap fight di nomor yang tersisa yakni sprint 3000 meter dan scratch," ujarnya.
Baca Juga: Ismed Sofyan Hanya Mau Perpanjang Kontrak Semusim Bersama Persija
Tag
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games
-
NPC Indonesia Apresiasi Pemerintah dan Berharap Atlet Bijak Manfaatkan Bonus ASEAN Para Games 2025