Suara.com - Keputusan yang tidak biasa dilakukan tim Repsol Honda. Demi kelancaran pemulihan kondisi fisik, mereka terpaksa mempereteli ban-ban motor latihan milik sang pebalap, Marc Marquez.
Seperti diketahui, Marc Marquez saat ini masih dalam masa pemulihan pasca operasi bahu kiri pada awal Desember 2018 lalu.
Pihak Honda menyebut operasi Marquez berlangsung lebih rumit dari yang diperkirakan.
Untuk itu, mereka pun mengambil sikap dengan mempereteli ban-ban motor latihan Marc Marquez, demi cepat pulihnya pebalap berjuluk The Baby Alien tersebut.
"Mereka (pihak Honda) mencopoti ban motor-motor saya," kata Marquez, dikutip dari Motorsport Week, Rabu (6/2/2019).
Sementara itu, Carlos J. Garcia, fisioterapis yang merawat Marc Marquez, menceritakan betapa sudah tak sabarnya sang pebalap untuk kembali menunggangi motor.
"Ada perintah (dari pihak Honda) untuk mencopot semua motor (latihan) Marquez," ujar Garcia.
"Ketika kami pergi ke gym dan melewati beberapa motor, Marquez menaiki salah satu motor, lalu mengambil posisi mengendarai dan membuat suara seakan-akan berada di trek."
"Sebesar itulah keinginan Marc Marquez untuk kembali ke motor," tukas Garcia.
Baca Juga: Imlek Bareng Keluarga, Kevin Sanjaya Sukamuljo Senang Dapat Angpao
Marc Marquez dan para pebalap MotoGP lainnya saat ini tengah mengikuti tes pramusim di Sirkuit Sepang, Malaysia.
Tes tersebut berlangsung mulai hari ini, Rabu (6/2/2019) hingga Jumat (8/2/2019).
Berita Terkait
-
5 Motor Honda yang Namanya Mirip Mobil, Kebetulan atau Sengaja?
-
Skutik Terlaris New Honda BeAT Makin Mewah Lewat Sentuhan Desain Premium
-
Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar
-
Honda Vario Evo 160 Meluncur Tanpa Fitur RoadSync Ternyata Ini Alasan AHM
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Kyrie Irving Datang ke Indonesia Disambut Antusias Freestyle Street Basket Tanah Air
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026