Suara.com - Pasangan pencak silat, Hanifan Yudani Kusumah dan Pipiet Kamelia, masih menantikan bonus rumah yang dijanjikan pemerintah bagi para peraih atlet Indonesia yang berhasil meraih medali emas Asian Games 2018.
Kesuksesan dua sejoli ini dalam mengharumkan nama Indonesia di kancah Asia, nyatanya belum terbayar tuntas. Mereka baru mendapatkan dua dari tiga bonus yang dijanjikan pemerintah yakni uang tunai masing-masing Rp 1,5 miliar dan jabatan Pegawai Negeri Sipil (PNS).
"Saya kan baru menikah, (bonus) rumah bisa dibilang sangat dibutuhkan. Saya saat ini belum punya rumah, karena saya juga tak mengandalkan bonus uang untuk membuatnya, karena 'kan ada banyak kebutuhan juga," ujar Hanifan Yudani saat dihubungi Suara.com, Minggu (10/2/2019).
Menurut Hanifan, kabar kapan tepatnya bonus rumah peraih medali emas Asian Games 2018 bakal direalisaikan, masih simpang siur. Hal itu kadang membuatnya bingung.
"Belum ada deadline yang jelas (dari pemerintah). Kita juga masih simpang siur, itu juga info dari teman-teman saja. Saya juga bingung" ujar Hanifan.
Atlet kelahiran Bandung, 25 Oktober 1997 silam itu berharap pihak terkait bisa segera mencarikan solusi, agar bonus rumah yang dijanjikan bisa terwujud secepatnya.
"Istri saya juga posisinya sama, belum dapat rumah, semoga (pemerintah) bisa segera merealisasikannya," tukas Hanifan.
Sebelumnya, pihak Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) membenarkan jika bonus rumah untuk peraih medali emas Asian Games 2018 masih jalan ditempat.
Menurut Deputi III Pembudayaan Olahraga, Raden Isnanta, salah satu penyebabnya adalah, sulitnya pemerintah mencarikan sebidang tanah yang nantinya dibangun oleh pihak Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR).
Baca Juga: Hanifan Yudani Kusumah Belum Terima Seluruh Bonus Asian Games 2018
Isnanta menjelaskan jika KemenPUPR hanya bisa membangun rumah bonus Asian Games 2018 di atas aset pemerintah. Artinya, tugas penyediaan sebidang tanah dipegang oleh pemerintah daerah.
"Kita juga akan koordinasi nanti, akan ada meeting dengan dinas Pemkot (Pemerintah Kota) dan Pemprov (Pemerintah Provinsi) yang harus menghibahkan tanahnya. Nah, nanti data tanah hibah itu akan kita kirim ke KemenPUPR untuk dibangun rumah, kira-kira mekanismenya seperti itu," papar Raden Isnanta saat dihubungi terpisah.
Sebagaimana diketahui, Hanifan dan Pipiet yang belum lama ini mengikat janji suci sebagai suami istri pada 5 Januari 2019 lalu, masing-masing berhasil meraih medali emas di Asian Games 2018.
Hanifan meraih medali emas di nomor tarung putra kelas C (55-60 Kg). Sementara Pipiet sukses menggondol medali emas dari nomor tarung putri kelas D (60-65 Kg).
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Gerry Salim Harumkan Nama Indonesia, Raih Podium Kedua di ARRC Sepang 2026
-
Puji Dampak IBL All-Star 2026, Ditjen Imigrasi Bentuk Tim Permudah Masuknya Pemain Asing
-
Pertamina Enduro Selangkah ke Grand Final Proliga 2026 Usai Tundukkan Electric PLN 3-2
-
Jakarta Bhayangkara Presisi Tumbangkan Samator 3-0, Persaingan Final Proliga 2026 Makin Ketat
-
Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
-
AVC Cup 2026: Timnas Voli Putra Indonesia Masuk Grup Neraka, Ada Thailand hingga Korea
-
Kisah Haru Prabowo di Munas IPSI, 34 Tahun Mengabdi Kembangkan Pencak Silat
-
IBL 2026: Pelita Jaya Resmi Datangkan Perrin Buford, Top Skorer Liga Jepang
-
Resmi Berstandar Dunia, Mangkunegaran Run 2026 Bakal Guncang Solo
-
Fajar/Fikri Tersingkir di Semifinal, Indonesia Tanpa Wakil di Final BAC 2026