Suara.com - PB Djarum Kudus berhasil mengatasi perlawanan tim asal Jepang, Hitachi pada laga kedua penyisihan Grup B Djarum Superliga Badminton 2019. PB Djarum menang 5-0 dalam pertandingan yang berlangsung di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Bandung, Rabu (20/2/2019).
Di laga terakhir penyisihan Grup B, PB Djarum yang juga dihuni Kevin Sanjaya Sukamuljo itu akan menghadapi PB Jaya Raya Jakarta. Kedua tim yang sudah dipastikan lolos bakal memperebutkan status juara grup.
Fung Permadi selaku Manajer Tim PB Djarum, mengakui laga menghadapi PB Jaya Raya akan sangat penting. Namun, dirinya menyatakan masih belum tahu seperti apa komposisi tim yang akan diturunkan.
Sebagaimana diketahui, skuat PB Djarum merupakan kolaborasi antara pemain muda dan senior. Beberapa pebulutangkis elite yang jadi andalan mereka adalah Kevin Sanjaya Sukamuljo, Mohammad Ahsan, Praveen Jordan, dan Ihsan Maulana Mustofa.
"Sejauh ini memang ini (komposisi) tim terbaik, dari hasil latihan dan diskusi dengan pelatih dan pemain. Hanya saja di tunggal ketiga masih ada pilihan antara Ikhsan (Rumbay) atau (Alberto) Alvin," kata Fung Permadi dalam rilis yang diterima Suara.com, Rabu (22/2/2019).
Fung mengatakan jika PB Jaya Raya bakal lebih di favoritkan dalam duel besok. Dibandingkan PB Djarum, klub asal Jakarta itu disebut Fung punya skuat yang terbilang merata.
"Kekuatan tim Jaya Raya merata, ada Tommy (Sugiarto), Krisna (Adi Nugraha), Nguyen (Tien Minh). Di ganda ada Marcus (Fernaldi Gideon), Hendra (Setiawan), Rian (Ardianto), mereka tim yang kuat," ujar Fung.
"Kalau lihat dari materi pemain dan line-up, Jaya Raya bisa bersaing dengan Musica. Kalau dengan PB Djarum, hanya Ahsan dan Kevin yang prestasinya menonjol," tukas mantan tunggal putra Indonesia periode 1990-1995 itu.
Laga antara PB Djarum dan PB Jaya Raya dalam lanjutan babak penyisihan Grup B sendiri bakal berlangsung di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Bandung pada Kamis (21/2/2019).
Baca Juga: Atletico Madrid vs Juventus, Bonucci Sesumbar Bakal Matikan Alvaro Morata
Berita Terkait
-
Bintang Dunia Ikut Tanding, Predator PBC Indonesia International Open 2025 Siap Digelar di Jakarta
-
Hitachi Vantara Rilis Virtual Storage Platform One di Indonesia
-
Acara Perpisahan Marcus/Kevin Batal Digelar di Indonesia Open 2024, Kenapa?
-
Umumkan Pensiun dari Bulu Tangkis, Kevin Sanjaya: Ini Bukan Keputusan yang Mudah
-
PBSI Umumkan Kevin Sanjaya Resmi Mundur dari Pelatnas
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
Terkini
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya