Suara.com - Pelatih Pelita Jaya Basketball, Fictor Gideon Roring tak bisa menyembunyikan kekecewaannya usai tersingkir dari babak play-off Indonesian Basketball League (IBL) 2018/2019, di Hi Test Arena Batam, Sabtu (2/3/2019) malam WIB.
Pelita Jaya harus pulang lebih cepat setelah kembali menelan kekalahan atas Pacific Caesar Surabaya di laga kedua babak play-off dengan skor 66-67. Sehari sebelumnya, klub asal Jakarta itu juga takluk dengan selisih satu angka, 67-68.
Menurut Fictor, para pemainnya sudah berusaha keras. Meski tak diperkuat dua penggawa andalan yakni Andakara Prastawa Dhyaksa dan Xaverius Prawiro, Pelita disebutnya sudah berjuang mati-matian.
Namun, dua kali kalah dengan skor tipis disebut mantan pemain Satria Muda itu amat menyakitkan. Apalagi, kekalahan ini membuat mereka gagal memperbaiki hasil musim lalu yang hanya menjadi runner-up.
"Selamat buat Pacific. Kami sudah berusaha dan bermain lebih agresif," ujar Fictor Gideon Roring dalam rilis yang diterima Suara.com, Minggu (3/3/2019).
"Kalah satu poin dalam dua gim memang menyakitkan. Sebenarnya pertandingan ini peluang menangnya masih 50:50, tapi sayang kami tak bisa manfaatkan," imbuhnya menyesal.
Kekalahan ini sekaligus menegaskan kemunduran performa Pelita Jaya di gelaran IBL 2018/2019, yang sejatinya sudah mulai terlihat di musim reguler.
Sebelum memastikan lolos ke babak play-off, Amin Prihartono dan kawan-kawan sempat kesulitan tampil konsisten di musim regulir.
Tercatat, dari 18 laga yang dijalani, Pelita Jaya harus menelan tujuh kekalahan dan harus puas bertengger di posisi kedua klasemen akhir Divisi Putih dibawah Stapac Jakarta.
Baca Juga: Hasil Liga Italia: Lazio Kalahkan Roma 3-0 di Derby della Capitale
Berita Terkait
-
Bungkam Pelita Jaya, Pafiic Caesar Cetak Sejarah
-
Daniel Wenas Beri Dukungan Moril untuk 2 Pilar Pacific yang Disanksi Berat
-
Dua Penggawa Pacific Caesar Surabaya Dihukum 3 Tahun Larangan Bermain
-
Bekuk Pacific Caesar, Satria Muda Lolos Play Off
-
Hubungan Pelita - Stapac Memanas, Abraham: Keputusan IBL Harus Dihormati
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1
-
MMA Indonesia Bidik Dominasi di Asia, Jaring Talenta Lewat Kejurnas 2026
-
Psywar Final IBL 2026: Bogor Hornbills Pamer Pemain Asing, Jeff Withey Beri Peringatan Keras
-
Bogor Hornbills Tak Gentar Hadapi Nama Besar Pelita Jaya di Final IBL 2026
-
Erick Thohir Sebut MotoGP Mandalika 2026 Perkuat Sport Tourism Kelas Dunia