Suara.com - Pebalap tim Pramac Ducati, Francesco Bagnaia, menolak disebut sebagai calon penerus pebalap legendaris Italia, Valentino Rossi. Menurut Bagnaia, pencapaian seorang The Doctor (julukan Rossi), akan sulit digapai oleh siapapun.
Francesco Bagnaia adalah pebalap rookie pada gelaran MotoGP 2019. Anak didik Valentino Rossi di VR46 Riders Academy itu naik kelas ke MotoGP usai meraih gelar juara dunia Moto2 tahun lalu.
Menurut Francesco Bagnaia, fokusnya di gelaran MotoGP perdananya ini adalah untuk tampil bagus di setiap seri dan meraih gelar rookie terbaik. Menjadi penerus Valentino Rossi disebutnya adalah impian yang masih terlalu muluk.
"Untuk sekarang, tujuan saya adalah untuk belajar, dan coba menjadi rookie terbaik. Saya memiliki target untuk selalu finish di posisi 10 besar," ujar Franscesco Bagnaia, seperti dilansir Tuttomotiriweb, Selasa (5/3/2019).
"Saya dan Franco Morbidelli jadi penerus Rossi? (Prestasi) Valentino sulit dicapai. Tak ada yang namanya penerus. Akan tetapi, saya dan Morbidelli akan memberikan banyak kepuasan kepada penggemar Italia," imbuhnya.
Francesco Bagnaia menjelaskan jika sulit menemukan pebalap seperti Valentino Rossi. Di usianya yang tak lagi muda, 40 tahun, ia menilai Valentino Rossi masih memiliki keinginan besar untuk terus meningkatkan kemampuan, disamping tetap menikmati balapan dan coba meraih kemenangan.
"Dia tetaplah pebalap yang luar biasa, salah satu favorit saya. Saya selalu terinspirasi olehnya, dan saya beruntung bisa berlatih bersama Rossi di Tavullia (lokasi sirkuit pribadi milik Rossi)," tukas Francesco Bagnaia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Jakarta Electric PLN Mobile Tumbangkan Medan Falcons di Putaran Kedua Proliga 2026
-
PB Djarum Gelar Kejuaraan Klub Mitra 2026: Adopsi Format Piala Thomas, Uber, dan Sudirman
-
Alasan Bank Jakarta Bantu Pelita Jaya Arungi IBL 2026
-
Bank Jakarta Gandeng Pelita Jaya, Targetkan Prestasi dan Sport Tourism
-
Jorge Martin Pulih dari Cedera, Siap Ikuti Tes MotoGP di Buriram
-
Satu Hati untuk Jakarta: Pelita Jaya dan Persija Resmi Berkolaborasi
-
Jelang GFNY Belitung 2026, Komunitas Roadbike Jakarta Gelar Group Ride 40 Km
-
Anthony Garbelotto Bongkar Kunci Kestaria Bengawan Solo Jungkalkan Dewa United
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
Menggiurkan! BWF Ubah Aturan Bulu Tangkis: Jadwal Makin Padat, Hadiah Tembus Rp452 M