Suara.com - Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) telah melakukan undian Piala Sudirman 2019 pada, Selasa (19/3). Indonesia menempati Grup B bersama dua raksasa Eropa, Denmark dan Inggris.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susy Susanti mengaku optimis tim Indonesia mampu melewati hadangan kedua negara dan lolos ke fase gugur Piala Sudirman 2019.
"Di grup ini kami tergabung dengan tim Eropa. Denmark merupakan tim yang kuat, Inggris juga bukan lawan yang mudah," kata Susy dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Rabu (20/3/2019).
"Tapi kami tetap optimis dan harus positif. Dibilang sulit ya tidak, tapi mudah juga tidak," sambungnya.
Di atas kertas, tim Indonesia mendapat seeded atau unggulan yang lebih baik dari Denmark maupun Inggris. Indonesia menempati seeded ketiga, Denmark keenam, sedangkan Inggris ke-10.
Meski begitu, Susy enggan meremehkan kedua raksasa Eropa tersebut. Terkhusus Denmark yang memiliki kekuatan cukup besar di sektor tunggal putra dan ganda putra.
Bersama staf pelatih, peraih medali emas Olimpiade 1992 Barcelona itu mengatakan bakal mengatur strategi dan komposisi tim untuk mengarungi Sudirman Cup 2019 dengan baik.
"Karena kekuatan lawan, khususnya Denmark, cukup merata. Yang pasti kami akan melakukan persiapan yang sebaik-baiknya, mengatur strategi dan komposisi yang pas," tukas Susy.
Baca Juga: Eks Bos Sarankan Manny Pacquiao Jangan Lawan Errol Spence, Ini Alasannya
Piala Sudirman 2019 akan berlangsung pada 19-26 Mei di Guangxi Sports Center, Nanning, China. Indonesia menduduki unggulan ketiga di turnamen ini, menyusul Jepang dan China.
Berikut pembagian Grup 1 Piala Sudirman 2019:
- Grup A: Jepang, Thailand, Rusia
- Grup B: Indonesia, Denmark, Inggris
- Grup C: China Taipei, Korea Selatan, Hong Kong
- Grup D: China, India, Malaysia
Tag
Berita Terkait
-
Ole Romeny Bantah Isu Patah Kaki, Bisa Gabung ke Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Eks Asisten Shin Tae-yong Bongkar Alasan Elkan Baggott Sempat Hilang dari Timnas Indonesia
-
Membaca Sisi Liar: Menguak Kejahatan di Balik Hutan Indonesia
-
HOAX Kabar Ole Romeny Patah Kaki, Sehat Bugar Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Terlalu Tua untuk Bekerja? Wajah Ageisme di Dunia Kerja Indonesia
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Menpora Puji Keberanian Viona Ungkap Kasus Pelecehan Seksual di Kickboxing
-
Pecahkan Rekor Dunia, Atlet Kriket Indonesia Terima Sertifikat Guinness World Records
-
Makna Selebrasi Tepuk Dada Alwi Farhan Usai Comeback Epik di Swiss Open
-
Anggap Semua Laga bak Final, Ini Resep Rahasia Anthony Ginting ke Perempat Final Swiss Open 2026
-
Menpora Dukung FPTI Bentuk Tim Pencari Fakta Demi Wujudkan Keadilan Bagi Atlet
-
Go Internasional! Byon Combat akan Digelar di Malaysia untuk Kali Pertama
-
Daftar Pemain Tim Merah untuk IBL All-Star 2026, Andakara Prastawa Dhyaksa Jadi Kapten
-
Daftar Pemain Tim Biru untuk IBL All-Star 2026, Yudha Saputera Jadi Kapten
-
Swiss Open 2026: Enam Wakil Indonesia Melaju ke Perempat Final, Putri KW hingga Ginting
-
Kasus Pelecehan Seksual di Panjat Tebing, Yenny Wahid Bentuk Tim Pencari Fakta