- CEO Danantara Rosan Roeslani menyatakan pemerintah akan membentuk badan otoritas dan satgas khusus untuk pembangunan Indonesia Financial Center di Bali.
- Keputusan tersebut diambil setelah pertemuan antara Rosan Roeslani dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto di Jakarta pada Selasa, 28 April 2026.
- Pemerintah sedang mematangkan regulasi terkait KEK keuangan dan mempertimbangkan BPI Danantara untuk menjadi pengelola kawasan pusat finansial tersebut.
Suara.com - CEO Danantara Rosan Roeslani mengungkapkan kalau Pemerintah bakal membentuk badan otoritas hingga Satuan Tugas (Satgas) untuk pembentukan Indonesia Financial Center (IFC) atau Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sektor keuangan yang akan dibangun di Bali.
Rosan menyatakan kalau kajian pembentukan badan otoritas atau satgas IFC ini tercipta usai adanya pertemuan dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
"Pak Menko tadi menyampaikan untuk segera mengkaji untuk pembentukkan di bawah Pak Menko, untuk pembentukkan Indonesia Financial Center ini, dan akan dibentuk suatu badan otoritas tersendiri dan satgas untuk pembentukkan dari IFC ini," kata Rosan di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (28/4/2026).
Ia juga menyebut kalau Satgas IFC ini akan dibentuk secepatnya. Namun Rosan masih mengkaji soal payung hukum pembentukan otoritas tersebut.
Sementara itu Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa regulasi KEK Keuangan atau Indonesia Financial Center masih dimatangkan.
“Kami sedang siapkan regulasinya dan juga berapa jauh regulasi itu mengakomodasi apa yang diminta pendirian daripada financial center atau family office,” kata Airlangga di kantor Kemenko Perekonomian, Selasa (28/4/2026).
Airlangga juga menyebut bahwa KEK ini tidak akan dikelola Pemerintah. Namun ia membuka opsi pengelola kawasan itu adalah BPI Danantara.
Tag
Berita Terkait
-
Insiden Kecelakaan KRL, Airlangga Ungkap Flyover Rp 4 Triliun Arahan Prabowo Dibiayai APBN
-
Danantara Bakal Evaluasi Total PT KAI Usai Insiden Kecelakaan Kereta Bekasi Timur
-
Pemerintah Bebaskan Bea Impor LPG & Bahan Baku Plastik, Cegah Kenaikan Harga Makanan-Minuman
-
Kecelakaan Maut KRL Bekasi, Menteri Rosan Pastikan Titah Prabowo Bangun Flyover Segera Diekseskusi
-
Airlangga Klaim Risiko Resesi Indonesia Cuma 5 Persen, Lebih Aman dari AS-Kanada-Jepang
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Cetak Generasi Melek Finansial, BRI Region 16 Masifkan Tabungan SimPel untuk Pelajar
-
Redam Bentrok Antar Ormas: Debt Collector Pembacok Valet Ambyar Club Diserahkan ke Polisi
-
Tetesan Darah Bongkar Kematian Wanita di Kamar Kos Grogol Petamburan
-
Apa Perbedaan HUT dan Dirgahayu? Ini Cara Penggunaan yang Tepat
-
3 Parfum Zara Wanita Paling Laris, dari Aroma Floral hingga Sentuhan Manis yang Feminin
-
JetZ Gandeng Hearts2Hearts Jadi Korean Brand Ambassador Pertama, Ajak Gen Z Lebih Percaya Diri
-
Kuasa Hukum Febrie Adriansyah Bungkam Ditanya Soal Kematian Sutrimo
-
Biar Nggak Bingung, Intip Perbedaan Harga dan Fitur Mitsubishi Destinator GLS hingga Ultimate
-
Kenapa Arab Saudi Akhirnya Terlibat Perang di Timur Tengah?
-
Rekor 5 Kali Beruntun! Jawa Tengah Kembali Dominasi Kejurnas Panahan Junior 2026