Suara.com - Manajer Tim Indonesia, Susy Susanti memuji penampilan putra-putri Indonesia saat menaklukkan Singapura, 3-0, di babak perempat final Badminton Asia Championships 2019, Jumat (22/3).
Poin pertama Indonesia disumbangkan pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Pasangan yang akhir pekan lalu menjuarai Swiss Open 2019 ini menang atas Loh Kean Hean/Toh Han Zhuo.
Selanjutnya, giliran Ruselli Hartawan yang menyumbang angka bagi Indonesia. Ruselli mengkandaskan perlawanan tunggal putri Singapura, Yeo Jia Min, dua game langsung.
Hasil ini sekaligus membalaskan kekalahan Ruselli dari Yeo pada ajang German Open 2019, akhir Februari lalu. Kala itu, Ruselli kalah 20-22 dan 10-21.
Kemenangan Indonesia atas Singapura ditentukan Shesar Hiren Rhustavito yang turun di partai ketiga. Shesar harus berjuang selama tiga game untuk mengalahkan tunggal putra Singapura, Loh Kean Yew.
Raihan ini membuat Shesar menyamakan skor pertemuannya dengan Loh menjadi 1-1. Sebelumnya, Shesar pernah bertemu Loh di ajang Indonesian Masters 2015, dan kalah 17-21, 21-15, dan 19-21.
Sukses Fajar/Rian cs meraih tiket semifinal turnamen yang juga dikenal dengan nama Tong Yun Kai Cup 2019 ini mengundang pujian setinggi langit dari Susy Susanti.
Susy yang juga menjabat kepala bidang pembinaan dan prestasi PBSI, menilai para pemain Indonesia tampil menawan.
"Melawan Singapura tadi para atlet tampil luar biasa. Mereka bermain bagus, semangat dan mengeluarkan permainan dengan maksimal," kata Susy, dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Jumat (22/3/2019).
Baca Juga: Rayakan Ultah, Kakak Angkat Kevin Durant Tewas Tertembus Timah Panas
"Memang ada beberapa pemain yang head-to-head-nya di bawah lawan, tapi mereka bisa membuktikan yang terbaik. Yang penting semangat dulu, tunjukan semaksimal mungkin," Susy menambahkan.
Terkhusus penampilan Fajar/Rian, Susy mengatakan pasangan ranking delapan dunia tersebut sempat menurun konsentrasinya di game kedua.
"Mungkin juga Fajar/Rian tadi bermain cukup ketat. Setelah bermain beberapa pertandingan memang fokusnya agak hilang. Tapi kami maklum, mereka mungkin jetlag dan lain sebagainya," tutur Susy.
"Masalah konsentrasi memang harus bisa dijaga. Bukan hanya buat Fajar/Rian tapi untuk semuanya. Mereka luar biasalah untuk menunjukkan semangatnya," tukas Susy.
Di babak semifinal Tong Yun Kai Cup 2019, Indonesia akan menghadapi juara bertahan Jepang yang menang 3-0 atas Malaysia.
Hasil Pertandingan Indonesia vs Singapura di perempat final Tong Yun Kai Cup 2019, Jumat (22/3):
Berita Terkait
-
Awas Harga BBM Naik! Indonesia Tidak Termasuk Negara Diizinkan Lewat Selat Hormuz
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Cara Daftar KIP Kuliah Jalur SNBT 2026, Simak Jadwal dan Syaratnya
-
Harga Pasar Ragnar Oratmangoen Kalahkan Satu Skuad Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026!
-
Blak-blakan Pelatih Bulgaria Akui Ngeri Hadapi Timnas Indonesia: Skuad Garuda Makin Tangguh!
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar