Suara.com - Pebalap gaek Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi berharap timnya mencontek penggunaan winglet baru di yang dipasang rival timnya, Ducati, di swingarm motor Desmosedici GP19.
Pemasangan perangkat aerodinamika baru yang dipasang di tiga motor pebalap Ducati, yakni Andrea Dovizioso, Danilo Petrucci, dan Jack Miller sempat memunculkan kontroversi.
Empat tim pabrikan MotoGP—Honda, Suzuki, Aprilia, dan KTM—menggugat terobosan yang dilakukan pabrikan yang bermarkas di Bologna, Italia itu.
Namun, gugatan ini dua kali ditolak. Pertama oleh pihak Pengawas MotoGP usai balapan seri perdana MotoGP di Sirkuit Losail, Qatar, pertengahan Maret lalu.
Terakhir gugatan ini ditolak oleh Pengadilan Banding Federasi Balap Motor Internasional (FIM), akhir Maret lalu. Dalam putusannya FIM melegalkan winglet baru Ducati.
Valentino Rossi meyakini winglet yang dipasang di depan ban belakang motor tersebut akan memiliki dampak positif bagi motor Yamaha YZR-M1 2019.
"Saya menekan pihak Yamaha melakukan serupa (pemasangan winglet di swingarm motor seperti Ducati)," kata Rossi, dikutip dari Motorsport, Senin (22/4/2019).
"Saya berharap kami bisa mencobanya, itu hanyalah komponen kecil. Tapi, saya kira bisa sedikit membantu, dan saya harap itu bisa dilakukan pada tahun ini karena kami harus terus bekerja," jelas Rossi.
Rossi menambahkan, penggunaan winglet tersebut bisa memecahkan problema Yamaha yang kerap bermasalah saat lomba berlangsung.
Baca Juga: MotoGP: Kekuatan Utama Motor Suzuki Dibocorkan Eks Pebalapnya
"Winglet tersebut bisa sangat penting buat kami, guna membantu mendinginkan ban belakang, sebagaimana yang disebut pihak Ducati," tukas The Doctor—julukan Rossi.
Berita Terkait
-
Lupakan BBM yang Makin Mahal, Ini Spesifikasi Lengkap Yamaha Aerox E: Baterai Bisa Dicopot Pasang
-
5 Motor Bekas Tangguh di Bawah Rp10 Juta untuk Perantau yang Mau Cari Kerja di Jakarta
-
Arai Agaska Siap Hadapi Debut Seri Perdana World Sportbike 2026 di Sirkuit Portimao Portugal
-
Aldi Satya Mahendra Siap Pertahankan Posisi di World Supersport Portugal Bersama Yamaha R9
-
Skuter Bergaya Retro yang Layak Jadi Pertimbangan Gen Z yang Ingin Tampil Beda
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
PB ORADO Dorong Pembinaan Atlet Lewat Kejuaraan di Bandung
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis