- PT YIMM saat ini masih mempelajari kondisi pasar serta ekosistem kendaraan listrik sebelum melakukan investasi produksi massal.
- Yamaha melakukan uji coba motor listrik melalui skema kerja sama operasional B2B dengan mitra Grab Indonesia.
- Perusahaan tetap fokus memasarkan produk motor hybrid yang efisien bahan bakar sebagai opsi kendaraan ramah lingkungan.
Suara.com - PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing atau YIMM masih memantau perkembangan pasar sepeda motor listrik di Indonesia sebelum mengambil langkah lebih jauh dalam bisnis kendaraan listrik.
Manager Public Relations Community dan YRA PT YIMM, Rifki Maulana menyatakan bahwa Yamaha saat ini masih mempelajari kondisi pasar serta kesiapan ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air.
“Concern-nya Yamaha sama EV yang pasti, kita masih watch and learn. Kita masih lihat kondisi market-nya,” ujar Rifki di Jakarta, Rabu (13 Mei 2026).
Lanjut Rifki, investasi untuk memproduksi dan memasarkan kendaraan listrik membutuhkan biaya besar sehingga Yamaha memilih tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan.
"Karena kan kita tahu, investasi itu kan bukan hal yang sedikit," ungkapnya.
Sejauh ini Yamaha baru menghadirkan motor listrik Yamaha Neo's melalui skema business to business (B2B) di Indonesia.
Perusahaan menggandeng Grab Indonesia untuk menyediakan unit motor listrik bagi mitra pengemudi ojek online di wilayah Jabodetabek.
Kerja sama ini bertujuan sebagai uji coba operasional sekaligus mempelajari respons pasar terhadap ekosistem elektrifikasi.
Selain itu, perusahaan berlogo garpu tala ini juga sempat melakukan uji coba motor listrik Yamaha E01 di Indonesia. Sejumlah spekulasi menyebutkan, motor ini nantinya akan menjadi NMAX versi listrik.
Baca Juga: KBA Servis Gratis Mesin Tempel Yamaha Perkuat Sektor Maritim Nasional
Selain mengamati tren EV Yamaha tetap fokus mengembangkan teknologi mesin yang hemat bahan bakar melalui sejumlah produk hybrid.
"Yang pasti, dibandingkan dengan mesin generasi sebelumnya, mesin-mesin dengan teknologi Blue Core efisiensi bahan bakarnya sudah jauh lebih baik," tegasnya.
Meski belum meluncurkan motor listrik murni untuk pasar ritel massal Yamaha telah menawarkan opsi kendaraan ramah lingkungan melalui lini hybrid.
Model seperti Yamaha Fazzio Hybrid-Connected dan Yamaha Grand Filano Hybrid-Connected menjadi bukti kesiapan merek ini dalam menghadirkan teknologi efisien bagi konsumen di berbagai kota besar Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Kebijakan Pilih Kasih Insentif Mobil Listrik Berbasis Nikel Menuai Sorotan Produsen
-
Kontroversial, Kandungan TKDN Motor Listrik MBG Cuma Segini
-
3 Pilihan Skutik Honda Hijau Glossy Paling Hits 2026, Siapa Pemenangnya?
-
Strategi JETOUR Perkuat Dominasi Pasar SUV Global Andalkan Produk Hybrid
-
5 Ciri-Ciri CVT Motor Matic Rusak, Perlu Segera Dibawa ke Bengkel
-
Usia Baru 31 Tahun, Segini Fantastisnya Garasi Adela Kanasya Anak Adies Kadir yang Jadi Anggota DPR
-
Asyik Sebat saat Rapat, Isi Garasi Anggota Dewan Achmad Syahri Jadi Sorotan Publik
-
SUV Hybrid JETOUR Buktikan Ketangguhan di Lintasan Ekstrem
-
Komunitas Moge GSrek Indonesia Tuntaskan Touring Adventure Sumba
-
Sensasi Menjelajahi Keindahan Wisata Lampung di MAXI Tour Boemi Nusantara