Suara.com - Menpora, Imam Nahrawi menghadiri Grand Opening Bengkel Kreatif Hello Indonesia (BKHI) Nahdlatul Ulama, yang dilakukan Ketua Umum PB NU, KH Said Aqil Siradj, yang juga sebagai Pembina BKHI, di Jalan Merpati Raya No 33, Sawah Baru, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, Minggu (19/5/2019).
Menpora mengapresiasi BKHI yang didirikan Muhammad Holis Satriawan sebagai wadah kreativitas anak muda, khususnya kaum santri yang tidak berhenti pada tataran gagasan, namun lebih pada karya nyata generasi produktif yang mampu bersaing di era global milenial saat ini serta mendatang.
Karya yang terus berkembang, tahun ini dibuktikan dengan meluncurkan Program 1000 Kedai Mini Cafe Kemitraan Santri Kreatif Indonesia dan pendataan secara digital 92 juta warga NU (Big Data Closed Market Project 92M Digital Member Platform).
“Bengkel Kreatif Hello Indonesia merupakan ikon baru kreativitas anak muda yang membanggakan dan perlu digaungkan ke seluruh penjuru Tanah Air. Ini bisa menjadi wadah anak-anak muda untuk lebih kreatif, responsif, dan inovatif," ucapnya.
Banyak yang dapat disinergikan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga bersama BKHI.
"Saya berharap, tempat ini dapat menjadi pengemblengan para pemuda untuk terus mengasah dan mengembangkan kreativitasnya," tambahnya.
Kehadiran BKHI dinilai sangat diperlukan untuk para pemuda pada umumnya. Menpora juga berharap dapat bermanfaat untuk para atlet.
"Tempat ini juga perlu untuk para atlet. Setidaknya selain refresing, sekali waktu para atlet bisa menempa dan menggali lebih dalam, karena mereka punya potensi lain yang dapat dikembangkan," kata Menpora.
Ia mencontohkan Lalu Muhammad Zohri, yang beberpa waktu lalu memastikan langkah ke Olimpiade 2020 di Tokyo, berkatmampu melampaui limit yang disyaratkanuntuk lolos Olimpiade, yaitu minimal 10,05 detik. Zohri tembus 10,03 detik, di Seiko Golden Grand Prix 2019.
Baca Juga: Menpora: Ayo Tingkatkan Kebersamaan dan Hilangkan Ego Sektoral
Selain hebat di lintasan lari, ternyata atlet muda ini punya talenta menulis dan melukis, dan menggambar.
”Sebagai contoh, Zohri yang membanggakan itu, juga bisa menulis (puisi) dan melukis. Tempat ini cocok untuk mengembangkan hal tersebut sebagai bekal nanti pasca keatletannya," harap Menpora.
Acara peluncuran ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Said Aqil Siradj. Hadir dalam acara tersebut, Asdep Peningkatan Kreatifitas Pemuda, Djunaedi, para perwakilan kementerian dan lembaga terkait, dan para seniman, termasuk dari Jepang dan kreator muda Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
PBSI Berharap Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Awal Kebangkitan Leo/Bagas
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Banjir Pevoli Asing di Proliga 2026, Kompetisi Makin Kuat atau Alarm Pembinaan Lokal?
-
Juara Thailand Masters, Fadia/Tiwi Masih Punya PR Besar dari Eng Hian
-
Profil Annie Mitchem: Meledak di Proliga 2026, Tembus 118 Poin untuk Gresik Phonska
-
Pertama Kali Juara Super 300, Ubed Ditarget PBSI Tembus Top 15 Ranking BWF Tahun Ini
-
Juara Umum Thailand Masters 2026, PBSI Tegaskan Tahun Ini adalah 'Tahun Prestasi' Menuju Olimpiade
-
Satria Muda Tumbang di Kandang, Coach Djordje Ungkap Faktor Penentu Kemenangan Pelita Jaya
-
Adaptasi Cuaca Ekstrem, Pelari Indonesia Bersinar di Maraton Kelas Dunia
-
Popsivo Buka Peluang Lolos ke Final Four Proliga 2026