Suara.com - Bertindak sebagai tuan pembalap tuan rumah di seri MotoGP Italia (2/6), pembalap Monster Yamaha, Valentino Rossi mengungkapkan keistimewaan sirkuit tersebut.
Menurut pembalap yang mempunyai julukan The Doctor tersebut menganggap sirkuit ini sangat bersejarah, khususnya bagi pembalap Italia.
Bahkan kemenangan di sirkuit ini terasa lebih penting bagi Rossi dibandingkan memenangi balapan di sirkuit tertua di MotoGP, Sirkuit Assen, Belanda yang telah setia menggelar balapan MotoGP sejak 1949.
"Sirkuit ini sangat bersejarah. Dari tahun 96, tahun pertama saya di kejuaraan dunia, GP Italia selalu diselenggarakan di Muggelo. Namun sirkuit ini selalu memiliki layout yang sama sejak tahun 1970." ujar Rossi dikutip dari Crash (31/5).
"Tidak mudah, biasanya anda punya sirkuit dengan sejarah panjang namun selalu ada modifikasi. Tapi Sirkuit Muggelo selalu sama sejak 1970. Jadi menang di sini sangat istimewa, khususnya bagi pembalap Italia." tutur pembalap bernomor 46 tersebut.
Sebelumnya, Rossi sempat menjadi raja di sirkuit tersebut dengan menemani balapan dari tahun 2002 hingga tahun 2008. Ia pun mengusung misi comeback untuk kembali menjadi raja di lintasan tersebut. Mampukah pembalap berjuluk The Doctor ini kembali menjadi juara?
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF U-19 2026 Usai Kalahkan Vietnam
Pilihan
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
-
Media Asing: Donald Trump 'Permalukan' FIFA Sebelum Piala Dunia 2026 Dimulai
-
Chatib Basri: Tugas Menkeu Gampang!
-
Tok! DPR Resmi Sahkan Revisi UU Polri Jadi Undang-Undang dalam Rapat Paripurna
Terkini
-
Bosch Bongkar Penyebab Dewa United Dibungkam Pelita Jaya di Game 2 Semifinal IBL 2026
-
David Singleton Bongkar Rahasia Pelita Jaya Hancurkan Dewa United di Game 2 Semifinal IBL 2026!
-
Rachel/Febi dan Ana/Trias Bidik All Indonesian Final di Australian Open 2026
-
Daftar Wakil Indonesia di Australian Open 2026, Sabar/Reza hingga Ginting Siap Bertanding
-
PBSI Tarik Fajar/Fikri dan Raymond/Joaquin dari Australian Open 2026, Ini Alasannya
-
Dua Ganda Putra Mundur, Ini Daftar Wakil Indonesia di Australian Open 2026
-
Gagal Total di Indonesia Open 2026, PBSI Tarik Fajar/Fikri dari Australia Open
-
Statistik Gila Perrin Buford: 28 Poin, 12 Rebound, 12 Assist saat Pelita Jaya Hajar Dewa United
-
Drama Lima Set di AVC Cup 2026! Timnas Voli Putri Indonesia Kalah Tipis dari Vietnam
-
Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi Jadi Unggulan di Libema Open 2026