Suara.com - Tampan, rupawan, berani turun balapan tapi sering jadi bahan ejekan, itulah sekilas hal yang tergambar dari sosok pembalap MotoGP asal Republik Ceko, Karel Abraham.
Pembalap tim satelit Ducati, Avintia Racing ini sering dijadikan guyonan oleh para penggemar MotoGP. Bahkan pembalap tersebut juga mendapat sebutan 'Pangeran' atau bahkan 'Sultan'.
Tak asal dapat julukan, ternyata ada alasan khusus mengenai bagaimana Karel Abraham mendapat julukan tersebut.
Pembalap yang juga pengguna helm buatan Indonesia di ajang MotoGP tersebut ternyata adalah putra dari seorang pengusaha kaya di negaranya yang bernama Abraham Sr, yang juga sekaligus pemilik sebuah Sirkuit Brno yang rutin menjadi tuan rumah MotoGP.
Ayah Abraham tersebut juga pemilik sebuah tim balap bernama Cardion AB yan cukup berkontribusi mengangkat karier pembalap bernomor 17 tersebut.
Mulai balapan di kelas 125 cc di tahun 2005 akhirnya Karel Abraham menginjakkan kaki di ajang MotoGP pada tahun 2011.
Kritik pedas pun sering terlontar kepada pembalap tersebut membuatnya menjadi bahan guyonan bagi pecinta MotoGP.
Kendati demikian, lulusan Jurusan Hukum di University of Brno tersebut sempat mencetak prestasi dengan satu kali menjadi juara seri dan dua kali meraih podium pada tahun 2010 saat masih berada di Moto2.
Baca Juga: Jelang MotoGP Catalunya, Rossi dan Dovizioso Latihan Bareng Motocross
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Transformasi Istora Senayan Jadi Arena Sportainment Kelas Dunia di Indonesia Open 2026
-
Daftar 21 Wakil Tuan Rumah di Indonesia Open 2026: dari Jonatan Christie hingga Fajar/Fikri
-
Alwi Farhan Bongkar 'Trauma' Thomas Cup, Bidik Kebangkitan di Indonesia Open 2026
-
Perang Bintang di Istora, Indonesia Open 2026 Siapkan Hadiah Rp25 Miliar!
-
Indonesia Open 2026: Shohibul Fikri Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up saat Tampil di Istora
-
Dibuka Satria Muda vs Bogor Hornbills, Ini Jadwal Semifinal IBL 2026
-
Tampil Sensasional, Kimi Antonelli Merendah soal Peluang Juara Dunia F1 2026
-
Fajar/Fikri Syukuri Hasil Runner-up di Singapore Open 2026, Targetkan Hasil Lebih Baik ke Depan
-
Veda Ega Pratama Finis Kedelapan di Moto3 GP Italia 2026
-
Marco Bezzecchi Menangi MotoGP Italia 2026, Raih Kemenangan Keempat Musim Ini