Suara.com - Tujuh seri balapan MotoGP telah bergulir, dan pembalap baru tim Repsol Honda, Jorge Lorenzo kian kompetitif dari wakru ke waktu.
Sempat terseok-seok di awal musim, Lorenzo terlihat mulai bisa beradaptasi walaupun ia membuat banyak pembalap terjatuh di balapan terakhir di Sirkuit Catalunya beberapa waktu yang lalu.
Hal ini tentu membuat rekan satu timnya, Marc Marquez enggan jumawa. Kendati mendominasi balapan musim ini dengan keunggulan 37 poin di tabel klasemen, adanya tekanan dari Lorenzo membuat Marquez justru semakin solid.
Juan Martinez, teknisi suspensi yang dulunya bekerja di tim pabrikan Honda semasa Mick Doohan hingga Valentino Rossi 'hijrah' ke Yamaha, mengungkapkan bahwa justru Lorenzo adalah pelecut semangat dari Marquez.
"Saya pikir Marquez sempat mengalami masa sulit di karirnya. Datangnya Jorge ke dalam tim membuat Marquez tidak mungkin menurunkan standarnya, yang mana hal tersebut merupakan jebakan yang membuat para pembalap terlalu cepat puas." ungkapnya dikutip dari Crash (27/6/2019).
"Jorge telah menunjukkan bahwa ia selalu berhasil keluar dari situasi genting dengan sangat baik. Ketenangannya membuat adaptasi semakin mudah. Bukan mustahil jika ia tetap bekerja keras dan mendapat fasilitas memadai dari tim Honda, ia bakal siap berburu kemenangan." imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Transformasi Istora Senayan Jadi Arena Sportainment Kelas Dunia di Indonesia Open 2026
-
Daftar 21 Wakil Tuan Rumah di Indonesia Open 2026: dari Jonatan Christie hingga Fajar/Fikri
-
Alwi Farhan Bongkar 'Trauma' Thomas Cup, Bidik Kebangkitan di Indonesia Open 2026
-
Perang Bintang di Istora, Indonesia Open 2026 Siapkan Hadiah Rp25 Miliar!
-
Indonesia Open 2026: Shohibul Fikri Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up saat Tampil di Istora
-
Dibuka Satria Muda vs Bogor Hornbills, Ini Jadwal Semifinal IBL 2026
-
Tampil Sensasional, Kimi Antonelli Merendah soal Peluang Juara Dunia F1 2026
-
Fajar/Fikri Syukuri Hasil Runner-up di Singapore Open 2026, Targetkan Hasil Lebih Baik ke Depan
-
Veda Ega Pratama Finis Kedelapan di Moto3 GP Italia 2026
-
Marco Bezzecchi Menangi MotoGP Italia 2026, Raih Kemenangan Keempat Musim Ini