Suara.com - Pembalap tim pabrikan Ducati, Andrea Dovizioso mengungkapkan bahwa balapan yang akan digelar di Sirkuit Sachsenring bakal sulit.
Eks pembalap tim Repsol Honda ini mengungkapkan bahwa mantan timnya serta tim pabrikan lainnya memiliki keunggulan dibanding tim Ducati.
Pada balapan yang digelar di hari Minggu (7/7/2019) nanti, ia memprediksi Honda, Yamaha dan Suzuki bakal membuat timnya kesulitan mengingat karakter dari motor balap milik Andrea Dovizioso.
"Layout lintasan tidak sesuai dengan karakter motor kami, namun ban juga berpengaruh terhadap hasil balapan." ujar Dovi dikutip dari Crash (4/7/2019).
"Saya memperkirakan bahwa balapan nanti akan berjalan ketat di mana para rival kami akan menjadi kuat. Tak hanya Marquez, Yamaha dan Suzuki bakal kompetitif dengan sirkuit yang memiliki banyak tikungan sempit." imbuhnya.
Musim lalu, pembalap berdarah Italia ini menempati urutan ke tujuh, selisih nyaris delapan detik dibanding Marquez yang menjuarai balapan pada saat itu.
"Kami tahu setiap balapan adalah cerita yang berbeda dan kami harus terus bergerak di sirkuit ini. Kami masih memiliki ruang untuk perbaikan," ujar pembalap bernomor 04 ini.
"Kami harus fokus dan menjalani paruh musim pertama dengan catatan positif," pungkasnya.
Baca Juga: Jelang MotoGP Jerman, Vinales Belum Bisa Move On dari Assen?
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko