Suara.com - Tak mau ketinggalan tren, pebulutangkis spesialis ganda putri Indonesia, Greysia Polii, menerima tantangan melakukan aksi Bottle Cap Challenge.
Bottle Cap Challenge merupakan tantangan melepas tutup botol yang umumnya sudah dilonggarkan. Sepintas sepertinya mudah, namun butuh kemampuan khusus untuk melakukannya.
Greysia Polii mendapat tantangan Bottle Cap Challenge dari salah satu apparel perlengkapan olahraga bulutangkis.
Aksi ini pun diunggah partner Apriyani Rahayu di sektor ganda putri Pelatnas PBSI itu ke akun Instagram pribadinya, Kamis (11/7/2019).
"Menerima tantangan Bottle Cap Challenge dari @victorsportsglobal," tulis Greysia dalam caption video yang berdurasi pendek tersebut.
Berbeda dengan aksi Bottle Cap Challenge umumnya, dimana membuka tutup botol dengan tendangan. Greysia melakukannya dengan raket dan shuttlecock.
Greysia Polii sukses menaklukkan tantangan ini setelah sebuah servisnya mengenai tutup botol dan terlepas dari badan botol air mineral tersebut.
Video tantangan Bottle Cap Challenge yang dilakukan Greysia Polii telah ditonton lebih dari 100 ribu viewers.
Aksi Greysia Polii ini pun mendapat banyak pujian dari warganet. Salah satunya dari pemilik akun winda_na23.
Baca Juga: Manny Pacquiao Tak Masuk Nominasi, Ini Petinju Terbaik 2019
"Gokil," tulis akun winda_na23 diakhiri dengan emoticon dua jempol.
"Woow keren," tulis warganet lainnya dengan akun @isyna.n.
Ada pula warganet yang menanyakan terkait jumlah percobaan yang dilakukan Greysia Polii sebelum berhasil menaklukkan tantangan itu.
Seperti yang ditanyakan pemilik akun @jacobchr1899. "How many attempts did you need? (Berapa kali percobaan untuk bisa melakukannya?—red)" tanyanya.
Tanpa ragu, pebulutangkis berusia 31 tahun itu pun menjawab dengan jujur bahwa dia butuh tujuh kali percobaan untuk bisa mengempaskan tantangan itu.
Berita Terkait
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Makna Selebrasi Tepuk Dada Alwi Farhan Usai Comeback Epik di Swiss Open
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar