Suara.com - Pelatih sektor tunggal putra Indonesia, Hendry Saputra, tak menganggap mundurnya jagoan Denmark, Viktor Axelsen dari ajang Indonesia Open 2019 sebagai keuntungan bagi anak-anak Merah-Putih.
Menurut Hendry, lawan yang akan dihadapi Jonatan Christie dan kawan-kawan nanti bukan cuma seorang Axelsen. Masih ada para tunggal putra top dunia yang bakal menjadi rintangan di turnamen BWF World Tour Super 1000 itu.
"Biasa saja, memang lawan di Indonesia Open 2019 cuma Viktor Axelsen saja? Akan tetap berat pasti," ujar Hendry Saputra saat dihubungi wartawan, Minggu (14/7/2019).
Absennya Axelsen membuat daftar tunggal putra unggulan di Indonesia Open 2019 berkurang. Hal itu secara tak langsung membuat peluang Jonatan Christie maupun Anthony Sinisuka Ginting untuk mendapat hasil lebih baik cukup terbuka.
Ya, walaupun jika merujuk hasil undian dari BWF, Axelsen berada di pool yang berbeda dengan Anthony dan Jonatan. Kemungkinan pera pemain itu berjumpa adalah hanya di final.
Hendry Saputra sendiri tak ingin fokus pada kabar mundurnya Viktor Axelsen. Ia menyebut kabar mundurnya peraih medali emas Kejuaraan Dunia 2017 itu tak boleh mengendurkan fokus anak-anak latihnya di laga babak pertama nanti.
Sebagaimana diketahui, Jonatan akan menghadapi kompatriot Axelsen, yakni Rasmus Gemke di babak pertama. Sementara Anthony ditantang wakil China, Lu Guangzu.
"Semua pemain sudah siap. Mereka semua (para tunggal putra lainnya) adalah lawan-lawan yang bagus," pungkas Hendry Saputra.
Indonesia Open 2019 sendiri akan berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, pada 16-21 Juli. Turnamen yang pertama kali digelar pada 1982 silam itu turut menjadi ajang pengumpul poin kualifikasi menuju Olimpiade 2020.
Baca Juga: Viktor Axelsen Mundur dari Indonesia Open 2019
Viktor Axelsen yang tahun lalu menjadi runner-up di Indonesia Open 2018 batal berlaga di Istora Senayan, Jakarta, tahun ini lantaran dibekap cedera kaki.
Kabar tersebut diumumkan pebulutangkis 24 tahun itu melalui akun Instagram pribadinya.
"Ini kabar yang sangat mengecewakan bahwa saya mengalami rasa sakit di bagian kaki dalam beberapa minggu ini," ungkap Viktor Axelsen.
"Dan setelah menjalani pemeriksaan medis, dokter menyarankan saya untuk sementara tidak bermain. Rasanya sangat disayangkan. Apalagi Indonesia Open dan Japan Open merupakan turnamen favorit saya," tukasnya.
Berita Terkait
-
BDMNTN-XL Kembali Hadir di Jakarta, Viktor Axelsen Digandeng Jadi Duta
-
Viktor Axelsen Mundur, Indonesia Kirim Bakat Muda ke Kejuaraan Dunia 2025
-
Alwi Farhan Akan Tantang Viktor Axelsen di Babak 16 Besar German Open 2025
-
Pemain Kelas Atas, Viktor Axelsen Buat Kejutan di German Open 2025
-
Jonatan Christie Tantang Viktor Axelsen di Babak Semifinal India Open 2025
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Kemitraan Lanjut di 2026, Mental Juara Sean Gelael Meningkat
-
Jakarta Electric PLN Mobile Tumbangkan Medan Falcons di Putaran Kedua Proliga 2026
-
PB Djarum Gelar Kejuaraan Klub Mitra 2026: Adopsi Format Piala Thomas, Uber, dan Sudirman
-
Alasan Bank Jakarta Bantu Pelita Jaya Arungi IBL 2026
-
Bank Jakarta Gandeng Pelita Jaya, Targetkan Prestasi dan Sport Tourism
-
Jorge Martin Pulih dari Cedera, Siap Ikuti Tes MotoGP di Buriram
-
Satu Hati untuk Jakarta: Pelita Jaya dan Persija Resmi Berkolaborasi
-
Jelang GFNY Belitung 2026, Komunitas Roadbike Jakarta Gelar Group Ride 40 Km
-
Anthony Garbelotto Bongkar Kunci Kestaria Bengawan Solo Jungkalkan Dewa United
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis