Foto kolase petinju Filipina Manny Pacquiao, dan petinju muslim asal Inggris, Amir Khan.[AFP]

Suara.com - Kubu Manny Pacquiao akhirnya angkat bicara terkait kabar rencana pertarungan melawan petinju Amir Khan di Arab Saudi pada 8 November mendatang.

Sebelumnya, Amir Khan mengklaim rencana duel di Riyadh tersebut sudah ditandatangani kedua belah pihak.

Pernyataan ini disampaikan petinju muslim asal Inggris itu usai menang atas petinju Australia, Billy Dib, di King Abdullah Sports City, Jeddah, Jumat (12/7/2019) lalu.

Petinju kenamaan Inggris, Amir Khan. [AFP]

Melalui juru bicaranya, Fred Stenberg, pihak Pacquiao membantah rencana tersebut.

"Pacquiao belum menandatangani kontrak apapun," ungkap Stenberg dikutip dari BBC Sport, Rabu (17/7/2019).

"Sejauh yang saya tahu rencana itu belum dibahas," Stenberg menambahkan.

Amir Khan sendiri menekankan Pacquiao telah menandatangani kontrak duel tersebut.

Meski demikian, Khan tidak tahu apakah nantinya Pacquiao akan duel ulang dengan Thurman, jika Thurman kehilangan gelas kelas welter WBA (Super) pada pertarungan, Sabtu (20/7/2019) nanti.

"Saya selalu ingin melawan Pacquiao. Itu akan jadi pertarungan besar untuk saya," tutur Amir Khan.

Ikon tinju asal Filipina, Manny Pacquiao (kiri), melakukan latihan terbuka untuk umum bersama sang pelatih, Freddie Roach, di California, AS, Rabu (10/7/2019). [AFP/Frederic J. Brown]

Namun, Stenberg menyatakan bahwa Manny Pacquiao saat ini hanya berkonsentrasi pada pertarungan melawan Thurman.

"Pacquiao telah berada di kamp pelatihan selama delapan minggu, empat di Filipina dan empat di Amerika. Dia belum pernah bertemu Amir Khan dalam rentang waktu tersebut," tukasnya.