Suara.com - PBSI berharap sektor ganda putra bisa terus stabil mempertahankan prestasi hingga Olimpiade 2020 Tokyo.
Sektor ganda putra baru saja meraih prestasi membanggakan di Indonesia Open 2019. Sektor yang dilatih Herry Iman Pierngadi itu meraih gelar melalui Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon.
Kevin/Marcus menjadi juara setelah menundukkan kompatriotnya sendiri, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, dalam laga bertajuk All Indonesian Final.
Pasangan ganda putra berjuluk The Minions itu, menang dalam pertarungan dua game langsung dengan skor 21-19 dan 21-16 hanya dalam tempo 28 menit.
Kemenangan Kevin/Marcus bisa dibilang sukses menyelamatkan wajah Indonesia di kandang sendiri.
Pasalnya, itu menjadi satu-satunya gelar juara yang diraih wakil Merah Putih di Indonesia Open 2019.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Susy Susanti mengapresiasi pencapaian Kevin dan kawan-kawan.
Ia berharap prestasi membanggakan itu bisa berjalan stabil hingga Olimpiade 2020.
"Hasil ganda putra sesuai prediksi. Memang mereka jadi andalan kita. Jadi cukup satu prestasi juga buat kita, setelah 14 tahun bisa All Indonesian Final lagi di Indonesia Open," ujar Susy.
Baca Juga: Wawancara Liliyana Natsir: Stres hingga Mual Jadi Atlet (Bagian 2-Habis)
"Pasti apresiasi yang luar biasa untuk ganda putra. Perjuangannya, bahu-membahu. Jadi untuk ganda putra ini suatu prestasi yang cukup bagus. Semoga ini bisa bertahan hingga Olimpiade 2020," sambungnya.
Sektor ganda putra sendiri kini tengah mengikuti ajang Japan Open 2019. Herry Iman Pierngadi menurunkan lima wakil dalam turnamen BWF World Tour Super 750 tersebut.
Berita Terkait
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Insiden Terpeleset di Sydney Berbuntut Panjang, Tim Fisio Ungkap Kondisi Anthony Ginting
-
Kondisi Kesehatan, PBSI Tarik Anthony Ginting dan Ubed dari Macau Open 2026
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko